Penyekatan Mudik Lebaran Berakhir, Korlantas Polri Tetap Lakukan Pengetatan Kendaraan
Instagram/dishubdkijakarta
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Meski penyekatan mudik Lebaran 2021 telah berakhir, Korlantas Polri akan tetap melakukan pengetatan kendaraan di sejumlah wilayah di Indonesia. Apa alasannya?

WowKeren - Penyekatan mudik Lebaran 2021 memang telah berakhir pada 31 Mei lalu. Kendati demikian, Korlantas Polri akan tetap melakukan pengetatan kendaraan di sejumlah wilayah di Indonesia.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengungkapkan bahwa penyekatan selama larangan mudik Lebaran 2021 berhasil menekan penyebaran COVID-19. Karena itulah pihaknya akan melanjutkan langkah tersebut guna mengendalikan pandemi virus Corona.

"Polri pada hari libur dan hari libur nasional tetap melakukan kegiatan pengetatan di area kerumunan. Terutama di zona merah dan zona oranye dan tentunya di tempat konsentrasi wisata, ekonomi, moda transportasi, kemudian di tempat kegiatan masyarakat lainnya," kata Istiono di Simpang Gadog, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/6).

Istiono menjelaskan bahwa langkah ini sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 12 tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro hingga 14 Juni. Pihaknya juga akan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mensosialisasikan pentingnya vaksinasi Corona pada masayarakat.


"Polri juga melaksanakan akselerasi vaksinasi guna mempercepat herd immunity, baik dari Satgas COVID, TNI, Polri, Pemda, juga melakukan sosialisasi secara aktif dan masif untuk merasionalisasikan masyarakat supaya mau dan optimal untuk dilakukan vaksinasi," jelasnya.

Selain itu, Kepolisian juga akan melakukan beberapa inovasi untuk mencegah penyebarluasan virus Corona. Seperti mengerahkan mobil Brimob hingga Sabhara untuk menyemprotkan disinfektan secara gratis.

Istiono memaparkan, "Kemudian SIM keliling, mobil Dikmas Lantas, mobil PJR juga digunakan sebagai unit kegiatan mobilitas proaktif untuk tes random antigen. Juga mobil-mobil Biddokkes dan nakesnya dikerahkan secara optimal dan juga sumber daya manusia kita Polri, dilatihkan menjadi tenaga kesehatan untuk mengoptimalkan upaya-upaya pencegahan COVID-19."

Tak hanya itu, sebab Korlantas Polri juga akan memasang stiker di rumah warga yang telah melakukan tes swab antigen. Pengetatan dan pemantauan di jalur dari Sumatera menuju Jawa juga akan terus dilakukan.

"Jadi sumber daya manusia termasuk tenaga kemampuan serta sarana prasarana yang ada di Polri dioptimalkan, diberdayakan secara optimal untuk langkah-langkah pencegahan COVID-19 ini. Kewenangan diserahkan ke masing-masing wilayah," pungkasnya.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts