Seorang ayah di Sinjai berakhir membawa jenazah sang anak dari RS dengan naik motor karena tak sanggup sewa ambulans. Pihal Plt Gubernur Sulsel pun ikut merespons masalah tersebut.
- Amelia Nur Fatimah
- Rabu, 02 Februari 2022 - 15:19 WIB
WowKeren - Sebuah video yang menunjukkan seorang ayah mengantar jenazah anaknya dengan motor viral di media sosial. Sang ayah terpaksa membawa jenazah anaknya dengan motor karena tak punya biaya menyewa ambulans.
Belakangan diketahui bahwa orang dalam video viral tersebut bernama Asdar (29) warga Kabupaten Sinjai. Video itu direkam pada hari Minggu (30/1) lalu diunggah di media sosial hingga viral.
Asdar bercerita bahwa anaknya yang baru berusia tujuh bulan lahir prematur dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Sinjai. Kemudian bayi tersebut dirujuk ke rumah sakit di Bone. Namun sang anak akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis.
Saat hendak menyewa mobil ambulans untuk mengantarkan jenazah sang anak ke kediamannya, pihak rumah sakit mematok harga sewa ambulans sebesar Rp 700 ribu. Sayangnya pria yang bekerja sebagai buruh lepas ini pada saat itu memiliki uang tunai sebesar Rp 600 ribu. Karena terdesak ingin segera memakamkan jenazah anaknya, Asdar kemudian berinisiatif membawa jenazah anaknya dengan menggunakan sepeda motor.
"Tidak mau diberi, kami sudah minta agar diberikan kebijakan, karena saat itu saya hanya pegang uang Rp 600 ribu. Tapi, permintaan saya itu tidak dikabulkan. Makanya, saya putuskan gunakan motor saja," ungkap Asdar, Selasa (1/2).
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bone, Yusuf membenarkan adanya keluarga pasien yang membawa jenazah pasien dengan menggunakan sepeda motor. Hal itu sudah dikonfirmasi dengan pihak manajemen rumah sakit yang bersangkutan.
Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman juga ikut buka suara. Andi menyebut peristiwa itu menjadi pelajaran untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Andi Sudirman juga telah mengirimkan tim ke rumah Asdar di Kabupaten Sinjai.
"Apalagi pekerjaan di bidang kesehatan adalah pahlawan kemanusiaan. Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel telah melakukan koordinasi dengan manajemen rumah sakit tersebut," ujar Andi.
Atas kejadian yang dialami warga Sinjai tersebut, Andi Sudirman menyampaikan duka meninggalnya bayi dari pasangan, suami istri, Asdar dan Juliatun Mariani. "Kami turut berduka cita kepada keluarga bapak Asdar. Kita juga harap kejadian seperti ini tidak terulang lagi," pungkasnya.
(wk/amel)