Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung diperkirakan akan baru bisa balik modal setelah 40 tahun. Perhitungan termasuk soal penurunan jumlah penumpang dan anggaran yang bengkak.
- Amelia Nur Fatimah
- Selasa, 08 Februari 2022 - 11:45 WIB
WowKeren - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan, harga tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) diperkirakan berkisar antara Rp150.000 hingga Rp350.000 per orang. Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan bahwa KCJB akan diklasifikasikan dalam 3 kelas, yakni VIP, first clas, dan second class.
"Jadi nanti untuk kapasitas 1 train set ada 601 seat, terdiri dari 3 kelas, VIP, first class, dan second class. Tarif berkisar sekitar Rp150.000-350.000 sesuai hasil study demand forecast UI," kata Dwiyana Slamet Riyadi dalam rapat dengan Komisi V DPR, Senin (7/2/2022).
Sementara jumlah penumpang menurut hasil kajian terbaru yang dilakukan berkurang sampai hampir 50%. Direktur Utama KCIC mengatakan demand forecast penumpang nanti ketika kereta cepat beroperasi mencapai 31.215 penumpang per hari. Angka itu berkurang dari kajian sebelumnya pada 2017 lalu demand forecast per hari mencapai 61.157 orang.
Selain itu, nilai investasi proyek tersebut saat ini membengkak yang diperkirakan menjadi Rp113 triliun dari harga investasi awal Rp84 triliun. Meski begitu angka total investasi masih dikaji oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Dari nilai investasi, jumlah penumpang dan harga tiket, Dwiyana memperkirakan proyek ini akan balik modal dalam kurun waktu 40 tahun. Sangat sulit mengikuti feasibility study dimana asumsi balik modal dapat terjadi dalam kurun waktu 20 tahunan.
"Saat ini perhitungan masih belum final, kemarin sempat di angka 40 tahun. Namun masih kita coba evaluasi agar kira-kira apakah ada lagi potensi-potensi revenue atau strategi bisnis yang lain yang bisa membuat BEP (break event point) bisa lebih kecil dari 40 tahun," pungkas Dwiyana Slamet Riyadi.
Dwiyana Slamet Riyadi menjelaskan bahwa penghitungan BEP itu juga berdasarkan perkiraan penumpang per hari Kereta Cepat Jakarta-Bandung setelah beroperasi pada 2023. Jumlah penumpang diperkirakan mencapai 31.215 orang. Sementara itu, untuk progres KCJB saat ini telah mencapai 79,90 persen.
(wk/amel)