Adapun hal tersebut terjadi pada Senin (7/2) malam, dan memicu kepanikan warga sekitar. Mengenai suara gemuruh misterius Gunung Guntur itu, PVMBG telah memberikan penjelasan.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Selasa, 08 Februari 2022 - 14:55 WIB
WowKeren - Pada Senin (7/2) kemarin malam, terdengar suara gemuruh misterius yang muncul di Gunung Guntur Garut. Suara itu diketahui berlangsung lama sehingga memicu rasa khawatir.
Sejumlah warga yang bermukim di kawasan kaki Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, mengaku mendengar suara gemuruh yang cukup kencang. Salah seorang warga setempat yang diketahui identitasnya sebagai Indra Handika (22) mengatakan bahwa suara gemuruh misterius itu mulai terdengar pada sekitar pukul 22.00 WIB.
"Terdengar keras banget. Ya bergemuruh saja gitu," tutur Indra kepada detikcom, Selasa (8/2).
Akibat dari suara gemuruh yang cukup kencang dan lama itu, kata Indra, sempat membuat warga di kawasan Cipanas berbondong-bondong mengecek lebih dekat ke kaki gunung. Namun mereka tidak menemukan keanehan. Indra beserta warga sekitar lantas menduga suara tersebut berasal dari balik Gunung Guntur.
Sementara itu, warga lainnya yang diketahui identitasnya sebagai Fuzy Hidayat (26) mengatakan bahwa dirinya sempat melintas di kawasan Kamojang pada pukul 23.00 WIB. Pada saat melintasi kawasan tersebut, suara gemuruh terdengar lebih kencang.
Menurut Fuzy, suara gemuruh yang didengarnya itu mirip seperti suara pesawat yang melintas. "Kalau saya tanya ke warga itu dari jam delapan (malam). Tapi kencang-kencangnya suara jam 11-an malam," ujar Fuzy kepada detikcom, Selasa (8/2).
Menanggapi kehebohan warga atas suara gemuruh misterius tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Satria Budi mengatakan bahwa berdasarkan dari hasil informasi dan pengecekan di lapangan, tidak ada peningkatan aktivitas di Gunung Guntur. Aktivitasnya tetap normal.
Hal senada juga disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menegaskan bahwa sumber suara gemuruh itu bukan dari Gunung Guntur. Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat PVMBG, Nia Haerani mengatakan bahwa Gunung Guntur saat ini statusnya level 1 atau normal.
Nia lantas menerangkan tidak ada aktivitas apapun di puncak Gunung Guntur. "Tidak ada hembusan asap. Kegempaan juga tidak ada yang berkaitan. Jadi suaranya bukan dari gunung," ujar Nia kepada detikcom, Selasa (8/2).
Di sisi lain, Kapolsek Tarogong Kalerm Iptu Budiman juga meminta agar masyarakat tidak panik dengan suara gemuruh tersebut. Pihaknya lantas meminta agar masyarakat tetap tenang.
(wk/tiar)