Derita Warga di Tengah Meriah Antusiasme MotoGP Mandalika: Tidak Sampai Hati Melintas
AFP/Glyn Kirk
Nasional

Sebuah foto viral di media sosial soal 3 orang warga lokal yang menonton tes pramusim MotoGP Mandalika dari pinggir lapangan. Tak disangka, ada fakta memprihatinkan dari warga dalam foto tersebut.

WowKeren - Perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika tengah menjadi sorotan bagi publik Tanah Air. Mereka pun antusias mengikuti kabar dan komentar dari para peserta MotoGP mengenai Sirkuit Mandalika. Tapi nyatanya, perhelatan MotoGP 2022 di Mandalika masih menyisakan penderitaan bagi warga sekitarnya.

Hal itu terkait sejumlah warga yang belum menerima uang bayaran pembebasan lahan untuk Sirkuit Mandalika. Fakta itu salah satunya terungkap gara-gara sebuah foto yang diunggah akun Instagram Repsol Honda Team, @hrc_motogp. Dalam foto yang diunggah Jumat (11/2) lalu itu, tampak 3 orang warga yang tengah menonton kegiatan tes pramusim.

Foto itu pun menjadi viral di media sosial. Dalam foto tersebut, Sibawaeh (53) duduk berjongkok dengan menggunakan sarung. Lalu ada dua orang di sampingnya yaitu Medan (47) yang merupakan adik ipar Sibawaeh dan Amaq Manim (57). Viralnya foto tersebut membuat Sibaweh merasa punya kesempatan untuk mengungkap keluh kesahnya.


Sibawaeh berharap dengan viralnya foto itu lahannya seluas 3,5 hektar di persil 263 akan segera dibayar oleh Indonesia Tourism Development Courporation (ITDC). Diketahui bahwa saat ini kawasan tersebut menjadi tikungan 9 di sirkuit MotoGP Mandalika.

"Jadi kalau dikatakan kenapa ada foto saya, mungkin mata kamera diarahkan Tuhan kepada saya, sehingga pihak yang mengunggah bisa membantu menyuarakan perasaan saya, agar tanah saya segera dibayar," ungkap Sibawaeh pada Sabtu (12/2) lalu.

Sibawaeh juga berharap para pembalap MotoGP mengetahui bahwa kawasan Sirkuit Mandalika masih menyisakan masalah pembebasan lahan. Sibawaeh menyebut jika para pembalap tahu penderitaan warga sekitar, mereka pastinya tidak akan sampai hati menggunakan Sirkuit Mandalika.

"Kalaupun kita bisa bertemu dengan dia (Marc Marquez) dan melihat keadaan kami yang menderita selama ini, mungkin tidak sampai hati melintas di sini. Apalagi dengan laju kecepatan tinggi karena dia sebagai pembalap," pungkas Sibawaeh.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait