15 Official Hingga Jurnalis WNA Positif COVID-19 Saat Tes Pramusim MotoGP Mandalika
AFP/Pierre-Philippe Marcou
Nasional

Pada tes Pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika terdeteksi ada 15 orang WNA dalam bubble travel yang positif COVID-19. 15 orang tersebut merupakan pihak official hingga jurnalis.

WowKeren - Pemerintah Indonesia menerapkan bubble travel dalam perhelatan MotoGP 2022 di Mandalika untuk mencegah penyebaran COVID-19. Meski begitu, pada ajang tes Pramusim MotoGP 2022 Mandalika kemarin, ditemukan ada 15 kasus positif COVID-19 dalam bubble Mandalika.

15 kasus positif tersebut semuanya berasal dari para WNA. 15 WNA yang merupakan para official, jurnalis, hingga vendor itu semuanya positif tanpa gejala atau OTG.

"Sementara dari segi official, jurnalis, vendor termonitor 15 warga negara asing (WNA) positif, tapi tidak bergejala. Saat ini sedang diisolasi," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang juga merupakan Koordinator PPKM Luar Jawa Bali, pada Senin (14/2).

Meski begitu, Airlangga memastikan secara keseluruhan pelaksanaan pramusim MotoGP di KEK Mandalika berlangsung aman dan lancar tanpa kendala signifikan. Apalagi saat ini pemerintah juga sedang menggencarkan vaksinasi di Pulau Lombok.


Sementara itu, Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa sistem bubble untuk MotoGP 18-20 Maret 2022 akan sama dengan tes pramusim. Nantinya hanya akan ada peningkatan pengamanan dari penerapan sistem bubble khususnya di areal paddock pembalap

"Tidak berbeda sebenarnya dengan tes pramusim kemarin, sistem travel bubble kita terapkan mulai dari keberangkatan, di hotel, dan paddock area. Karena yang ikut nanti dari kru itu jumlahnya bertambah dari pramusim, dari 500 jadi 2.500 orang," ujar Hadi Tjahjanto.

Hadi menyampaikan bahwa penerapan sistem bubble juga akan ditingkatkan di kawasan hotel tempat para kru pembalap menginap. Termasuk daerah objek wisata maupun tempat yang bisa disinggahi para kru dan pembalap MotoGP. Hadi memastikan bahwa pihaknya sudah siap memperluas jangkauan dengan tetap menerapkan sistem bubble.

"Tentu hal ini nantinya akan kami laksanakan bersama TNI, Polri, untuk jumlahnya akan kita koordinasikan kembali. Teknisnya kita buatkan panel-panel atau lorong dari hotel atau sirkuit langsung ke objek wisata. Kita sudah monitor mana (objek wisata) yang bagus dan pantas untuk mereka singgah," pungkasnya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait