Jawaban Ganjar Pranowo Soal Isu Agenda Politik dalam Kasus Desa Wadas: Enggak Ada Urusan
Instagram/ganjar_pranowo
Nasional

Kekinian, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo justru diisukan memiliki agenda politik terkait Pilpres 2024 di Desa Wadas. Ganjar lantas menanggapi isu tersebut dalam diskusi dan pertemuan virtual dengan Forum Pemred pada Kamis (17/2).

WowKeren - Pengukuran lahan di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah yang dikawal polisi sempat memicu kerusuhan hingga menuai kontroversi. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo akhirnya terjun langsung ke Wadas untuk menyampaikan permohonan maaf dan mendengarkan aspirasi warga.

Kekinian, Ganjar justru diisukan memiliki agenda politik terkait Pilpres 2024 di Desa Wadas. Ganjar lantas menanggapi isu tersebut dalam diskusi dan pertemuan virtual dengan Forum Pemred pada Kamis (17/2).

"Saya tidak tertarik tentang ngurus 2024, enggak ada urusan saya," jawab Ganjar. "Saya urusannya pekerjaan ini harus selesai dan harus ada yang bertanggungjawab, gitu aja. Itu kalau kita lihat kondusif."

Menurut Ganjar, insiden di Desa Wadas memang cukup mengejutkan banyak pihak. Meski demikian, Ganjar menilai insiden di Desa Wadas terjadi karena adanya komunikasi yang kurang tuntas.

"Saya mencona untuk memberikan informasi ke publik dengan gaya saya," jelas Ganjar.


Sebelumnya, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin sempat memberikan penjelasan mengenai pengaruh insiden Desa Wadas dengan elektabilitas Ganjar dalam Pilpres 2024. Ujang menilai seluruh jawaban Ganjar tentang isu tersebut akan menentukan masa depannya mengingat insiden tersebut menjadi sorotan publik nasional.

"Jadi semua tergantung pada kelihaian Ganjar dalam menyelesaikan persoalan konflik di Wadas tersebut," papar Ujang dilansir Tempo.

Ujang menilai ada dua skema yang bisa memengaruhi elektabilitas Ganjar akibat insiden ini. Yang pertama adalah elektabilitas Ganjar akan terselamatkan jika ia mampu memberikan solusi dan menyelesaikan persoalan warga Desa Wadas secara seimbang. Sedangkan yang kedua adalah elektabiltas Ganjar kandas apabila tak ada solusi konkret dan rakyat tetap merasa dirugikan dalam insiden tersebut.

"Tapi dalam kasus Wadas tersebut Ganjar memang sangat dirugikan. Jika terus bergejolak dan tak ada solusi, maka bisa saja akan membenamkan elektabilitasnya," katanya.

Meski demikian, Ujang menilai kasus Wadas bukanlah insiden yang dari awal dipolitisasi untuk menjatuhkan elektabilitas Ganjar. Pasalnya kasus tersebut memang murni persoalan yang dihadapi masyarakat.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait