KKB yang ada di Papua hingga saat ini tampaknya masih menjadi ancaman dan kekhawatiran bagi warga setempat. Belakangan, KKB tampak kembali aktif meluncurkan serangan-serangan.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Minggu, 20 Februari 2022 - 11:33 WIB
WowKeren - Pada Sabtu (19/2) kemarin, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua melakukan aksi penyerangan terhadap aparat yang tengah berjaga di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Bahkan akibat dari serangan ini, salah satu prajurit TNI AU yang diketahui juga merupakan asli Papua tertembak.
Kini, KKB kembali berulah dengan menyerang sebuah distrik di Papua. Bahkan salah seorang karyawan pun ditembak dan satu rumah warga di Kabupaten Puncak, dibakar.
Kombes Ahmad Musthofa selaku Kasatgas Humas Damai Cartenz mengungkapkan penyerangan yang dilakukan oleh KKB itu terjadi pada Sabtu (19/2), sekitar pukul 15.30 WIT (13.30 WIB). Lokasinya berada di dekat Tugu Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.
Artinya, serangan tersebut tidak berselang lama setelah terjadinya baku tembak di Bandara Aminggaru. "Telah terjadi penembakan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap korban Glen Sumampo karyawan PT MTT (Martha Tunggal Teknik)," tutur Ahmad dalam keterangannya, Minggu (20/2).
Ahmad menerangkan bahwa pada saat itu, korban bersama temannya, James Boniyaga, diketahui menggunakan truk PT MTT menuju Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, untuk mencari jaringan internet sekaligus air minum. Kemudian sesampainya di Tugu Kampung Kago, KKB lantas mendekati truk tersebut.
Menurut Ahmad, pada kala itu KKB beralasan meminjam korek api untuk membakar rokok, namun di waktu bersamaan, pelaku langsung menembak terhadap truk PT MTT yang mengakibatkan korban yakni Glen Sumampo terkena tembakan pada rusuk kiri tembus rusuk kanan.
Kemudian, kata Ahmad, pelaku melarikan diri ke arah Tower Telkomsel Kampung Nipuralome, Distrik Ilaga. Korban lantas dilarikan ke Puskesmas Ilaga oleh rekannya bersama warga setempat menggunakan motor.
"Setelah kejadian penembakan terhadap karyawan PT MTT terlihat asap tebal dari arah Kali Ilame, Kampung Wako, yang merupakan mess karyawan PT MTT dan salah satu unit rumah sudah terbakar habis," jelas Ahmad.
Atas kejadian tersebut, salah satu karyawan diketahui melaporkan peristiwa itu kepada personel Polres Puncak dan meminta untuk dievakuasi. Pada kala itu, Ahmad menuturkan bahwa anggota KKB berlari-lari di jembatan Kali Ilame sembari memegang senjata berteriak-teriak menggunakan bahasa daerah.
Sedangkan kondisi korban yang tertembak, Ahmad menuturkan kondisinya saat ini masih dalam keadaan sadar dan tengah dirawat di Puskesmas Ilaga. "Rencana besok korban akan dievakuasi ke Timika," imbuhnya.
(wk/tiar)