Aksi saling tembak antara anggota KKB dan TNI-Polri tak terelakkan terjadi di distrik Ilaga, Papua. Hal itu terjadi saat aparat hendak melakukan evakuasi warga ke bandara Aminggaru.
- Amelia Nur Fatimah
- Senin, 21 Februari 2022 - 10:24 WIB
WowKeren - Serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di papua makin intens. Setelah menyerang aparan di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu (19/2), KKB kembali melakukan aksi serupa pada Minggu (20/2).
Polisi mengabarkan KKB melakukan aksi penyerangan dan pembakaran terhadap sejumlah rumah warga dan fasilitas pemerintahan yang berada di wilayah Distrik Omukia dan Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua pada Minggu (20/2). Kasatgas Humas Ops Cartenz 2022 Kombes Ahmad Musthofa Kamal menerangkan bahwa semula kelompok tersebut menembaki aparat gabungan TNI-Polri saat tengah melakukan evakuasi menuju ke Bandara Aminggura.
"Setibanya di Bandara, personil gabungan TNI-Polri ditembaki oleh KKB dari atas bukit, dan personil langsung membalas tembakan yang dilakukan oleh KKB tersebut," ujar Kamal kepada wartawan, Senin (21/2).
Pada sekitar pukul 09.20 WIT, tiba-tiba aparat kepolisian mendapatkan informasi bahwa KKB kembali membakar dua unit rumah atau honai milik warga di kampung Nipuralame, Distrik Ilaga. Polisi pun langsung merespons aksi pembakaran tersebut dan mencoba mendekati lokasi.
Sayagnya, sepanjang proses tersebut Kamal mengungkap aparat mendapat gangguan tembakan hingga mengakibatkan kontak senjata. Peristiwa saling tembak itu berlangsung alot dari sekitar pukul 09.30 hingga 12.20 WIT.
"Saat ini personil gabungan Satgas Damai Cartenz, Polres, Polsek dan Koramil masih bertahan di Areal Tower, mengevakuasi masyarakat yang berada di sekitar SD dan SMP Kago," jelas dia.
Tak cukum sampai di situ, aksi penembakan juga dilakukan ke arah kantor Koramil pada ekitar pukul 12.45 WIT. Menurut Kamal, KKB menembaki markas TNI tersebut dari arah pinggir jalan. "Pukul 12:45 WIT, terjadi penembakan yang mengarah ke Kantor Koramil," ucap Kamal.
Polisi akhirnya mengevakuasi masyarakat yang ada di sekitar pinggiran Kota Kago untuk mengantisikasi penembakan dan pembakaran lanjutan oleh KKB. Dari informasi yang didapatkan, Kamal mengatakan bahwa aparat TNI-Polri baru berhasil menguasai sekitar kawasan tersebut pada pukul 13.40 WIT. KKB disebut telah mundur ke arah Kampung Eromaga.
Namun demikian, aksi pembakaran disebutkan kembali terjadi pada pukul 15.14 WIT. Dimana, tim gabungan melihat ada asap dan kobaran api di kawasan perumahan SMP Negeri Gome. Kamal juga memberikan informasi mengenai pergerakan KKB.
"Untuk diketahui bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Puncak, terbagi menjadi tiga tempat, yaitu di Areal Bandara Aminggaru, Nipuraleme dan Jalan Pingli," pungkasnya.
(wk/amel)