Kejadian Tak Biasa di Kebakaran Pesantren Karawang, Petugas Damkar Cium Bau Harum dari Jasad Santri
Nasional

Kejadian tak biasa dialami petugas pemadam kebakaran saat evakuasi kebakaran sebuah pesantren di Karawang. Mereka mengaku mencium bau harus dari jasad santri yang jadi korban.

WowKeren - Peristiwa kebakaran yang menewaskan 8 santri terjadi di Pondok Pesantren Miftahul Khoirot, Kampung Krajan Barat, Desa Manggungjaya, Karawang, Jawa Barat, pada Senin (21/2). Kebakaran berawal dari salah satu kamar santri hingga api kemudian merambat dan melalap Pesantren Miftakhul Khoirot.

Rupanya ada kejadian tak biasa yang dialami saat petugas pemadam kebakaran (damkar) mengevakuasi jasad santri korban kebakaran. Petugas damkar mengaku mencium wangi harum saat mengevakuasi jasad santri.

Cerita itu diunggah akun @infokrw di media sosial. Dalam postingannya berisikan tangkapan layar pesan WhatsApp yang menceritakan tentang tidak mencium bau gosong saat proses evakuasi kedelapan korban meninggal akibat kebakaran pesantren tersebut. Petugas itu malah mencium wangi harum dari jasad para santri penghapal Al-Quran tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Damkar pada BPDB Karawang, Rohmat pun membenarkan soal cerita tersebut. Rohmat juga mendapat informasi mengenai kejadian tak biasa saat evakuasi tersebut.


"Kemarin pas orang-orang Damkar jenazah korban itu ada bau wangi, info dari teman-teman saat padamin dan evakuasi diatas itu engga seperti biasanya," ungkap Rohmat saat dikonfirmasi, pada Rabu (23/2).

Terkait fenomena itu, Rohmat mengambil sisi positifnya. Ia menilai bahwa para santri korban kebakaran itu meninggal dalam keadaan syahid. Rohmat menambahkan, ada dua regu dalam proses pemadaman dan evakuasi korban meninggal. Dua regu itu enam personil dari Damkar Cilamaya dan enam dari Damkar Telagasari.

"Saya juga klarifikasi juga atas viral itu ke petugas di Cilamaya. Benar Pak Danru, kalau seperti biasanya kecium gosong gitu ini engga ya engga seperti biasanya lah. Ada bantuan juga dari mobil damkar Pertamina, tapi pas proses evakuasi kami menunggu pihak Kepolisian," bebernya.

Diketahui bahwa tim Puslabfor (pusat laboratorium forensik) Mabes Polri juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran Pondok Pesantren Miftahul Khoirot pada Selasa (22/2) lalu. Disebutkan kedatangannya untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran bangunan di lantai 2 pondok pesantren tersebut.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait