Enggan Dievakuasi, 24 WNI Pilih Bertahan di Ukraina Karena Pasangan dan Keluarga
AFP/Dimitar Dilkoff
Nasional

Pemerintah Indonesia terus berusaha melakukan evakuasi WNI yang masih berada di Ukraina. Tapi ternyata ada WNI yang lebih memilih untuk bertahan di Ukraina.

WowKeren - 99 WNI (warga negara Indonesia) dilaporkan telah berhasil dievakuasi keluar dari Ukraina di tengah serangan invasi dari Rusia. Pemerintah Indonesia pun hingga kini terus berusaha untuk melakukan evakuasi WNI yang masih berada di Ukraina. Meski begitu, ternyata ada WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Ukraina meski serangan Rusia terus berlanjut.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyebut ada puluhan WNI yang memilih tetap tinggal di negara itu. Alasannya, karena para WNI itu telah menikah dan memiliki keluarga Warga Negara Ukraina.

"Terdapat 24 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Ukraina karena alasan keluarga, mereka menikah dengan Warga Negara Ukraina," ujar Menlu Retno Marsudi dalam keterangan pers virtual Kementerian Luar Negeri pada Selasa (1/3).

Retno selanjutnya menjelaskan bahwa sudah 99 WNI yang berhasil dievakuasi keluar dari Ukraina melalui berbagai kota di Ukraina. Selain itu, pemerintah juga ikut mengevakuasi 5 Warga Negara Asing yang merupakan keluarga dari WNI.


"Jumlah total yang telah berada di luar Ukraina adalah 99 warga negara Indonesia dan 5 warga negara asing keluarga dari WNI kita," lanjut Retno.

Jumlah tersebut termasuk lima WNI yang melakukan evakuasi mandiri. Saat ini, semua WNI tersebut sudah berada di dua titik aman yakni Bucharest, Rumania dan Rzeszow, Polandia.

Retno juga mengungkap bahwa rencana evakuasi WNI dari Ukraina tersebut sempat tertunda. Retno bercerita bahwa evakuasi WNI dari Kiev ini sebelumnya direncanakan dilakukan tanggal 27 Februari 2022 yaitu melewati kota Lviv menuju Polandia.

Namun, rencana itu ditunda karena saat itu pemerintah Kiev mengeluarkan instruksi baru berupa pembatasan jam malam dan warga tak diizinkan keluar rumah. Mereka yang keluar rumah akan dianggap sebagai mata-mata musuh.

Evakuasi kemudian baru bisa dilakukan pada tanggal 28 Februari, tapi dengan mengambil jalur selatan melalui kota Vinnytsia menuju Bucharest Romania via atau melalui Moldova.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait