Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali akan berhenti beroperasi mulai Kamis pukul 06.00 WITA hingga Jumat (4/3) pukul 06.00 WITA. Ada 58 penerbangan kedatangan dan 57 penerbangan keberangkatan yang berhenti beroperasi selama periode tersebut.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 02 Maret 2022 - 17:58 WIB
WowKeren - Pelaksanaan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis (3/3) besok membuat ratusan penerbangan dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dihentikan sementara. Menurut PT Angkasa Pura I (Persero), ada sekitar 115 penerbangan yang ditangguhkan.
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali akan berhenti beroperasi selama 24 jam, mulai Kamis pukul 06.00 WITA hingga Jumat (4/3) pukul 06.00 WITA. Ada 58 penerbangan kedatangan dan 57 penerbangan keberangkatan yang berhenti beroperasi selama periode tersebut.
"Pada Kamis, 3 Maret pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 4 Maret pukul 06.00 WITA, selama 24 jam Bandara I Gusti Ngurah Rai akan berhenti beroperasi sementara untuk menghormati pelaksanaan ibadah Hari Raya Nyepi yang akan dilaksanakan oleh umat Hindu Bali," ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, dalam keterangannya pada Rabu (2/3).
Penerbangan yang paling banyak terdampak penghentian operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai ini adalah maskapai Lion Air. Maskapai Lion Air harus menghentikan total 29 penerbangan yang terdiri dari 15 penerbangan menuju Bali dan 14 penerbangan dari Bali. Setelah Lion Air, ada maskapai Citilink yang terpaksa menghentikan 22 penerbangan dan kemudian Wings Air dengan 21 penerbangan.
Berdasarkan rutenya, yang paling banyak terdampak adalah penerbangan dari/ke Bandara Soekarno-Hatta dengan total 57 penerbangan. Kemudian disusul oleh penerbangan dari/ke Bandara Juanda Surabaya dengan total 16 penerbangan, dan Bandara Internasional Lombok dengan total sembilan penerbangan terdampak.
Faik menjelaskan bahwa penghentian operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai tertuang dalam Notice to Airmen (NOTAMN) Nomor A0031/22. "NOTAMN tersebut berisi pemberitahuan kepada maskapai dan bandara di seluruh dunia terkait penghentian sementara operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai selama Hari Raya Nyepi," paparnya.
Sementara itu, Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan banyak pihak terkait penutupan bandara di Hari Raya Nyepi. Meski demikian, sejumlah petugas nantinya akan tetap berjaga di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Para petugas tersebut berasal dari AP I, AirNav Indonesia Cabang Denpasar, KKP Kelas I Denpasar, Otoritas Bandara Wilayah IV dan pihak terkait lainnya. Taufan mengungkapkan bahwa bandara hanya akan melayani operasional penerbangan yang berkaitan dengan kesehatan selama Hari Raya Nyepi.
"Kecuali penerbangan emergency landing atau medical (bandara masih melayani)," katanya.
(wk/Bert)