Kursi Baru di Ruang Rapat Dikeluhkan Tak Nyaman Oleh Anggota DPR, Minta Ganti ke yang Lama
https://www.dpr.go.id/
Nasional

Keluhan tersebut diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, dalam rapat kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Selasa (22/3).

WowKeren - Kursi baru di ruang rapat DPR RI sempat dikeluhkan oleh anggota Komisi IX Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay. Keluhan tersebut diungkapkan Saleh dalam rapat kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Selasa (22/3).

"Saya agak enggak nyaman secara teknis ini, kursi-kursi baru ini buat saya enggak nyaman sekali," tutur Saleh di Ruang Rapat Komisi IX, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Menurutnya, kursi di ruang rapat tersebut sebenarnya dalam kondisi baru. Saleh lantas mengusulkan agar kursi di ruang rapat tersebut diganti dengan yang lama.

"Jadi kalau saya usul ganti kursi yang lama aja deh, ini enggak jelas ini," katanya. "Ini susah. Katanya enak, apa yang enak begini."

Kekinian, Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan bahwa kursi baru yang dikeluhkan tersebut merupakan stok lama yang ada di gudang. "Itu kursi tahun lalu, dari dua tahun lalu. Baru difungsikan sekarang dari gudang," ungkap Iskandar, Selasa.


Adapun kursi di Ruang Rapat DPR tersebut diganti lantaran kursi yang lama rusak di bagian pegas. Menurut Indra, kursi lama tersebut telah berumur lebih dari lima tahun hingga akhirnya diganti.

"Itu kursi sudah lama, kalau Komisi IX itu kan kursinya terakhir 2013 apa ya, yang pegasnya sudah tidak berfungsi," paparnya.

Selain di Ruang Rapat Komisi IX DPR, penggantian kursi juga dilakukan di komisi lain. DPR disebutnya telah menyiapkan kursi yang layak sejak dua tahun lalu.

"Enggak di Komisi IX, di beberapa komisi juga ada yang kita ganti. Itu stoknya dari dua tahun lalu, dari tahun 2020 Januari. Itu kan nomor BMN-nya ada di kursi," jelasnya.

Menurut Indra, penggantian kursi lama yang rusak tak bisa dilakukan satu per satu. Seluruh kursi per komisi juga harus diganti lantaran jika hanya diganti satu per satu tidak akan sedap dipandang.

"Itu memang sudah distok untuk persiapan kalau ada yang rusak atau apa. Kita kan nggak mungkin satu-satu, biasanya sekomisi gitu ya. Kalau ganti satu-satu, aneh," tukasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait