Eks Menkes Terawan Masih Praktik dan Layani Pasien Usai Dipecat Dari Keanggotaan IDI
Nasional

Terawan membantah kabar yang mengklaim izin praktiknya dicabut. Isu pencabutan izin praktik Terawan mencuat karena IDI adalah organisasi profesi dokter yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan rekomendasi praktik kedokteran.

WowKeren - Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto diketahui telah dipecat dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Meski begitu, Terawan mengaku hingga saat ini dirinya masih melakukan praktik di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Terawan membantah kabar yang mengklaim izin praktiknya dicabut. Isu pencabutan izin praktik Terawan mencuat karena IDI adalah organisasi profesi dokter yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan rekomendasi praktik kedokteran.

Menurut Terawan, dirinya masih melakukan praktik karena surat izinnya memang belum dicabut. "Selama izin praktik saya belum dicabut, yang dicabut kan keanggotaan saya di organisasi. Ya enggak ikut organisasi ya enggak masalah," tuturnya dalam program "Rosi" yang tayang di Kompas TV.

Bahkan Terawan mengaku sempat menangani puluhan pasien di RSPAD sebelum melakukan wawancara dalam program tersebut. "Ini baru pulang dari RSPAD, tadi 35 pasien harus saya tindakan," ujarnya.

Adapun wawancara tersebut dilakukan di rumah dinas Terawan yang lokasinya berdekatan dengan RSPAD Gatot Soebroto. Terawan mengaku telah menempati rumah dinas tersebut sejak tahun 2013 silam.


"Saya diberikan rumah dinas supaya saya bisa melayani RSPAD dengan dekat," jelasnya.

Dari rumah dinas tersebut, Terawan mengaku bisa cepat menuju ruang tindakan medis RSPAD Gatot Soebroto. Pria berusia 57 tahun tersebut mengaku masih menangani pasien hingga pukul 01.00 dini hari.

"Kalau ada yang butuh pertolongan saya bisa lari ke sana (RSPAD) dengan cepat," katanya. "Saya harus cek dan ricek semua kondisi pasien yang kebetulan emergency telepon saya."

Di sisi lain, Terawan mengaku sudah menerima keputusan IDI memberhentikannya dengan lapang dada. IDI dinilai Terawan hanyalah organisasi profesi dan keanggotaan bukanlah segala-galanya. Oleh sebab itu, Terawan merasa tak masalah dirinya tak lagi menjadi bagian dari organisasi itu.

"Kan diusir, kalau diusir ya pergi. Kalau ngelawan itu diusir enggak pergi-pergi," tukasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait