Trauma Istri Kadiv Propam Yang Diduga Jadi Korban Pelecehan Brigadir J, Psikolog: Terus Menangis
Unsplash/Dev Asangbam
Nasional

Istri Kadiv Propam Polri kini mengalami trauma dan stres berat usai setelah peristiwa adu tembak antara Brigadir J dan Bharada E. Ia diduga jadi korban pelecehan yang dilakukan Brigadir J.

WowKeren - Kematian Brigadir J setelah terlibat baku tembak dengan rekan sesama anggota polisi, Bharada E Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, terus diselidiki. Brigadir J dilaporkan tewas ditempak Bharada E usai mencoba melakukan tindakan pelecehan kepada istri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Ferdy Sambo. Brigadir J pun juta telah dilaporkan atas kasus percobaan pembunuhan dan kekerasan oleh istri Ferdy Sambo.

Sementara itu, kondisi istri Irjen Pol Ferdy Sambo saat ini disebut mengalami trauma dan syok berat. Bahkan ia disebut tak berhenti menangis. Hal itu diungkap oleh psikolog yang ditunjuk untuk memberikan pendampingan kepada Putri, Novita Tandry.

"Masih syok, jadi semalam saya bertemu pendampingan dengan beliau. Beliau masih syok, saya bisa katakan stres sedang ke berat ya dengan tahapannya. Trauma itu dengan kejadian hari Jumat kemarin," ungkap Novita saat dihubungi, Rabu (13/7), melansir Tribunnews.com.

Novita mendampingi putri selama sekitar 1,5 jam. Dalam pendampingan itu, Novita pun mendengarkan cerita putri mengenai kejadian yang ia alami dalam peristiwa tersebut. Novita menyebut Putri mengalami stres berat. Putri pun disebut tak berhenti menangis saat menjelaskan apa yang terjadi saat kejadian.


"Terus menerus menangis, karena harus menjelaskan apa yang terjadi. Diceritakan tapi tidak tuntas, dan akhirnya saya menyetop, menceritakan kembalinya ini," beber Novita.

Novita kemudian juga turut memperhatian dampak kejadian tersebut pada keempat anak dari Putri dan Irjen Pol Ferdy Sambo. Novita khawatir anak-anak Putri dan Irjen Pol Ferdy Sambo juga menderita dampak psikologis akibat kejadian tersebut.

"Ibu yang mengalami trauma seperti ini, keadaan emosi yang tidak stabil tentunya anak-anak akan memberikan pengaruh kepada keempat anak ini, kasian bgmanapun bukan hanya menyangkut seorang orang ibu, tapi juga istri," pungkas Novita.
Seperti diketahui, kabar mengenai kejadian adu tembak antara Brigadir J dan Bharada E sukses mengejutkan publik. Terjadi pada Jumat (8/7) lalu, kejadian itu baru diungkap ke publik pada Senin (11/7).

Sejumlah pihak pun mencurigai adanya kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir J. Sementara itu, hingga kini pun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait