Jajanan Ice Smoke Bakar Bocah di Ponorogo, Juga Berbahaya Untuk Lambung dan Usus?
Nasional

Peristiwa bocah 5 tahun di Ponorogo yang terbakar akibat jajanan ice smoke viral di pemberitaan. Faktanya, ice smoke yang mengandung Nitrogen cair memang berbahaya bagi tubuh manusia.

WowKeren - Tren makanan berasap memang sudah cukup lama ada di masyarakat, salah satunya ice smoke. Asap itu sendiri berasal dari Nitrogen cair. Namun faktanya, penggunaan Nitrogen cair dalam proses penyajian makanan memiliki risiko bahaya yang tinggi.

Salah satunya terbukti lewat kejadian viral di Ponorogo, soal bocah 5 tahun yang terbakar oleh ice smoke yang ia beli. Namun hal itu bukanlah satu-satunya ancaman bahaya dari penggunaan Nitrogen dalam makanan. Ahli gigi mengungkap bahwa konsumsi jajanan yang mengandung Nitrogen cair tesebut juga sangat berbahaya bagi lambung dan usus.

Hal itu disajelaskan oleh ahli gizi, Ati Nirwanawati. Ati menyebut konsumsi makanan mengandung nitrogen cair dapat menyebabkan radang dingin dan luka bakar pada beberapa jaringan lunak tubuh. Karena itu, Ati mengingatkan untuk menunggu agar cairan Nitrogen itu benar-benar menguap terlebih dulu sebelum dikonsumsi.

"Bila terpaksa ingin mengonsumsinya usahakan cairannya menguap dan jangan sampai tertelan karena sangat berbahaya pada lambung dan usus," jelas Ati pada Kamis (14/7), melansir Merdeka.com.


Karena itu, Ati pun mengimbau masyarakat luas untuk tidak mengonsumsi ice smoke. Namun Ati mengungkap jika ice smoke yang ada di pasar saat ini sebenarnya tidak mengandung nitrogen. Produk ice smoke yang dijual pedagang saat ini menurut Ati hanya menggunakan teknik dagang yang menarik.

Tujuannya tentu untuk meningkatkan penjualan. "Biasa, zaman sekarang kalau tidak viral tidak dilirik," ungkap Ati.

Sementara itu diketahui bahwa sebelumnya kabar mengenai kasus bocah berusia 5,5 tahun di Ponorogo yang terbakar saat mengonsumsi ice smoke viral di media sosial. Kejadian itu berawal saat bocah berinisial AFT itu menonton reog bersama sang ayah, Sutrisno di Desa Ngasinan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (12/7) sore.

"Kejadiannya kemarin sore. Anak saya terkena ledakan makanan (es) yang keluar asapnya itu, dari nitrogen. Dia minta dibelikan, langsung saya belikan. Setelah beranjak dari situ, satu menit lepas dipegang jajannya, dipegang anak saya, jajannya keluar api, langsung bakar anak saya." pungkas Sutrisno, Rabu (13/7).

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait