Suasana di Sri Lanka tampaknya semakin mencekam, aksi demo besar-besaran pun semakin tak terkendali. Kemenlu RI pun memberikan informasi terkait kondisi WNI yang ada di Sri Lanka.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Jumat, 15 Juli 2022 - 10:57 WIB
WowKeren - Kondisi di Sri Lanka saat ini semakin mengkhawatirkan, sebab terjadi aksi demo besar-besaran imbas krisis ekonomi yang terjadi. Terlebih massa juga mengamuk, meminta Presiden Sri Lanka untuk mengundurkan diri lantaran dinilai sebagai penanggung jawab atas terjadinya krisis di negaranya.
Melihat kondisi yang tidak kondusif, nasib para Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Sri Lanka tentu saja menjadi perhatian khusus. Terkait hal ini, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan bahwa kondisi 340 WNI di Sri Lanka baik-baik saja.
Judha Nugraha selaku Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemenlu mengungkapkan bahwa mayoritas WNI di Sri Lanka merupakan pekerja migran di sektor pariwisata dan konsumsi. Hal ini disampaikan Judha dalam konferensi pers secara virtual pada Kamis (14/7).
"Secara umum pekerja migran yang ada di sana (Sri Lanka) kondisinya baik karena dijamin oleh perusahaan tempat mereka bekerja, baik dari sisi pangan, akomodasi, maupun transportasi," ujar Judha.
Lebih lanjut, Judha mengatakan bahwa sejak Juni lalu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Colombo telah menyalurkan bantuan logistik kepada seluruh WNI yang ada di Sri Lanka. Selain itu, ada juga yang mendapatkan bantuan finansial yang berada di luar Colombo.
Di samping itu, Judha mengatakan bahwa pihaknya selama ini juga telah mengimbau agar WNI tidak terlibat dalam aksi demo warga setempat, baik secara langsung maupun tidak. "Hingga saat ini, tidak terdapat informasi adanya korban dari WNI ataupun WNI yang terlibat dalam unjuk rasa tersebut," ungkap Judha.
Selain itu, kata Judha, pemerintah juga meminta agar WNI yang ada di Sri Lanka membatasi perjalanan di luar rumah selama ada aksi unjuk rasa berlangsung. Lalu WNI juga diminta untuk menghindari kerumunan massa, utamanya di tempat-tempat yang menjadi konsentrasi aksi unjuk rasa.
Judha lantas mengingatkan agar WNI segera menghubungi KBRI Colombo apabila terjadi menemui permasalahan di suatu hari. Adapun WNI bisa menghubungi KBRI Colombo melalui hotline di nomor 94772773123.
(wk/tiar)