Bocah 4 Tahun di Denpasar Terlantar Dengan Kondisi Mengenaskan, Kaki Patah-Tubuh Penuh Lebam
Pixabay/educadormarcossv
Nasional

Seorang anak yang baru berusia 4 tahun ditemukan terlantar mengenaskan di Denpasar Selatan, Bali. Anak kecil tersebut rupanya mengalami sejumlah tindakan kekerasan mengerikan dari kekasih sang ibu.

WowKeren - Malang benar nasib seorang bocah yang baru berusia 4 tahun di Denpasar, Bali ini. Bocah berinisial NY itu ditemukan terlantar dengan kondisi kaki yang patah dan tubuh penuh luka lebam di Jalan Bedugul, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan pada Selasa (19/7) lalu.

Dari penemuan bocah tersebut, pihak kepolisian akhirnya menangkap Dwi Novita yang tak lain merupakan ibu kandung dari bocah tersebut. Bersama dengan Dwi Novita, Yohanes Paulus yang merupakan sang pacar juga ikut ditangkap. Pacar ibu korban itu diduga telah melakukan tindakan penyiksaan pada NY.

"Akibat kejadian itu, korban ditemukan lemas tak berdaya di jalan dengan mengalami luka lecet, lebam pada pinggulnya, sehingga mengalami kesakitan, serta patah paha kanan," ujar Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana pada Rabu (20/7).

Dwi Novita dan Yohanes berhasil ditangkap saat berada di Jalan Kertadalem Saei, Desa Sidikarua, Denpasar Selatan, Bali. Saat itu, keduanya tengah berusaha bersembunyi di kos-kosan. Pelaku pun akhirnya diamankan ke kantor polisi bersama barang bukti.

"Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Denpasar Selatan," ungkap Kompol I Made Teja Dwi Permana.


Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku melakukan aksi penganiayaan pada korban karena merasa kesal. Ia kesal lantaran korban yang tak mau tidur dan enggan menjawab saat ditanya.

Korban dianiaya dengan cara perutnya dipukul menggunakan tangan kosong dua kali dan mencubit perut NY. Tak hanya itu, pelaku juga memaksa korban NY yang masih berusia 4 tahun itu untuk push up dan lari hingga lemas kelelahan dan jatuh.

Seakan belum cukup, pelaku juga menarik kaki korban kemudian dipaksa untuk menekuk supaya terlipat ke belakang kepala. Hal itulah yang akhirnya menyebabkan paha korban patah. Pelaku juga menenggelamkan kepala korban ke sebuah ember hitam sebanyak empat kali.

"Pelaku sudah menganiaya korban hampir enam kali dengan cara menjambak rambut, memukul menggunakan sisir, menampar wajah, menendang pinggul korban," pungkas Made.

Setelah menemukan korban yang terlantar pada Selasa lalu, kepolisian pun langsung berkoordinasi dengan Dinsos dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar. Korban pun kini berada dalam perawatan di Rumah Sakit Wangaya, Denpasar.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait