Ngeri! Niat Memancing, Warga Semarang Malah Temukan Potongan Tangan-Daging Manusia
Pexel/Angela Roma
Nasional

Seorang pemancing di Ungaran, Semarang dikejutkan dengan penemuan potongan tangan manusia di semak-semak. Diduga kuat potongan tubuh manusia tersebut merupakan korban mutilasi.

WowKeren - Potongan tangan manusia, daging hingga tulang ditemukan di daerah Ungaran Timur, Semarang, Jawa Tengah. Potongan-potongan tubuh manusia itu pun diduga kuat merupakan korban mutilasi.

Potongan-potongan tubuh itu awalnya ditemukan seorang warga yang sedang memancing. Warga bernama Dedi yang berasal dari Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, itu menemukan 2 potongan tangan pada Minggu (24/7), sekitar pukul 08.30 WIB. Dua buah potongan tangan manusia itu ditemukan di semak-semak, sekitar jembatan Jalan Nakula, dekat Toko Bangunan Al Aqsho.

Selain 2 potongan tangan, ditemukan pula organ dalam yang diduga berasal dari bagian perut manusia. Hal itu berdasarkan kesaksian warga lain, Paryanti (47). Selain potongan tangan dan organ, ditemukan juga potongan daging dan tulang.

“Tahu-tahu ditemukan tangan dua. Warga sekitar yang heboh langsung lapor ke ketua RT, kepala desa dan lainnya,” ujarnya melansir Tribunnews.com, Minggu (24/7).

Penemuan itu pun selanjutnya langsung dilaporkan ke pihak kepolisian yang langsung bergerak ke lokasi. Tim Inafis serta Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika pun ikut meluncur kelokasi penemuan potongan tubuh manusia tersebut.


Lokasi di sekitar jembatan, tepi sungai dan semak-semak tersebut kini dipasang garis Polisi. Diketahui warga menemukan potongan tubuh tersebut pada sekitar pukul 08.30 WIB.

Sementara itu, AKBP Yovan Fatika mengungkap bahwa potongan tubuh yang ditemukan yaitu sepasang tangan dari pergelangan ke telapak, kemudian gumpalan daging dan satu potong tulang. Pihaknya pun kini tengah menyisir lokasi untuk mencari bagian tubuh yang lain.

"Kita masih sisir bagian yang lain," ungkap Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika kepada wartawan di lokasi, Minggu (24/7).

Sementara untuk jenis kelamin korban, Yovan Fatika menyebut pihaknya masih belum bisa memastikan. Pasalnya, sidik jari yang terdapat di potongan tangan tersebut sudah dalam kondisi rusak.

Karena itu, perlu adanya proses identifikasi lebih lanjut terhadap temuan tersebut. Saat ini potongan tubuh tersebut sudah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan identifikasi. Polisi juga berencana melakukan tes DNA.

"Belum (tahu jenis kelamin) karena sudah rusak. Ini kita masih dalami karena belum ada titik terang, sidik jari juga sudah rusak semua, sudah hilang," pungkas Yovan.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait