Kasus Penemuan Potongan Tubuh di Ungaran Terungkap, Keluarga Korban Beber Fakta Tak Terduga
Pexel/Faruk Tokluoğlu
Nasional

Terungkap sudah misteri penemuan potongan tangan hingga gumpalan daging manusia di Ungaran, Semarang. Pihak kepolisian pun berhasil menemukan dan mengamankan pelaku dalam 24 jam setelah penemuan tersebut.

WowKeren - Penemuan potongan tubuh hingga gumpalan daging manusia di Ungaran, Semarang, akhirnya menemui titik terang. Identitas korban dan pelaku juga telah dikantongi pihak berwajib. Pelaku pun telah diamankan oleh pihak kepolisian dalam waktu 24 jam setelah penemuan potongan tubuh oleh warga tersebut.

Pelaku berinisial IS (32) tak lain merupakan mantan pacar korban mutilasi tersebut. Sementara korban sendiri merupakan seorang perempuan berinisial K (24), warga Desa Cibunar, Kecamatan Balapulang, Tegal, Jawa Tengah, yang memang bekerja di wilayah Ungaran, Semarang. Pelaku dan korban juga masih berstatus tetangga.

Pihak keluarga pun menceritakan latar belakang hubungan korban dan pelaku. Bahkan, pelaku pun disebut memiliki hubungan yang cukup dekat dengan keluarga korban.

"Iya betul, korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di Ungaran itu anak saya," kata Aswirto (45), melansir Tribunnews.com Selasa (26/7). "Pelaku ini masih tetangga kami. Ya kalau harapan saya sebagai orang tua, ingin pelaku dihukum seberat-beratnya. Sesuai apa yang telah diperbuat ke anak saya sampai kehilangan nyawa."


Aswirto (45) tahun, menilai aksi tega tersangka yang menghabisi nyawa K dengan kara dimutilasi adalah karena motif dendam. Pasalnya, pelaku sempat dipenjara selama 6 tahun karena laporan dari keluarga korban.

Pelaku disebut pernah melakukan tindakan tidak menyenangkan pada korban yang masih SMA. Hal itulah yang membuat Aswirto melaporkan IS ke polisi hingga akhirnya dipenjara selama 6 tahun.

Pelaku pun baru sekitar 1 tahun bebas dari penjara. Aswirto menduga pelaku sebenarnya ingin mengajak korban untuk kembali menjalin hubungan. Namun ternyata korban telah memiliki suami.

"Kemungkinan pelaku ini menemui anak saya karena ingin mengajak bersama lagi. Tapi kan posisi saat ini anak saya sudah punya suami (sudah menikah), dan suaminya ini kerja pelayaran di Taiwan. Makanya saya bilang sepertinya karena faktor dendam," pungkas Aswirto.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait