Pengakuan pacar gelap Kopda M sempat bertemu di Wonosobo setelah peristiwa penembakan sang istri. Malah berakhir ditinggal sendirian hingga motornya dibawa kabur Kopda M.
- Amelia Nur Fatimah
- Jumat, 29 Juli 2022 - 12:54 WIB
WowKeren - Kasus penembakan istri TNI di Semarang, Jawa Tengah meninggalkan cerita tak terduga. Dalang penembakan tersebut rupanya tak lain adalah suaminya sendiri, Kopda M, yang kini juga ditemukan meninggal dunia. Diketahui bahwa Kopda M tega melakukan percobaan pembunuhan pada sang istri karena telah memiliki pujaan hati lain.
Bahkan saat sang istri dirawat di rumah sakit seteleh penembakan, Kopda M pun kabur untuk menemui sang pacar gelap yang berinisial R, seorang warga Semarang. Hal itu diungkap oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar berdasarkan kesaksian R yang telah diperiksa oleh tim gabungan Polri dan TNI.
Namun R juga malah ditinggalkan begitu saja oleh Kopda M. R ditinggal sendirian oleh Kopda M di Wonosobo.
Hal itu bermula saat Kopda M Kopda M menghubungi R setelah kabur dari rumah sakit dan minta dijemput di suatu daerah. R pun menjemput Kopda M mengendarai sepeda motor hingga keduanya kemudian pergi ke Wonosobo.
"Saat ia kabur dari Rumah Sakit, M ini menghubungi R pacarnya minta dijemput di daerah Papandayan. R pun datang bawa motor, terus keduanya pergi ke Wonosobo," ungkap Kombes Irwan Anwar, melansir CNNIndonesia.com.
Namun percekcokan terjadi saat R menolak ajakan Kopda M untuk kabur dan hidup bersama. R menolak ajakan hidup bersama tersebut setelah Kopda M membeberkan cerita mengenai peristiwa penembakan sang istri yang ia lakukan.
Kopda M pun sakit hati karena permintaanya di tolak oleh sang kekasih. Hingga akhirnya dia dengan tega meninggalkan R sendirian di Wonosobo dengan pergi mengendarai motor milik kekasih gelapnya itu.
"Yang ironis, R menolak dan tak mau terlibat, akhirnya M berang dan pergi bawa motor R dan meninggalkan R sendirian di Wonosobo saat itu", pungkas Kombes Irwan Anwar.
Diketahui bahwa kasus penembakan seorang istri TNI di Semarang menghebohkan pemberitaan sejak beberapa waktu lalu. Hingga kemudian bahwa dalang aksi penembakan tersebut ternyata adalah suaminya sendiri, Kopda M. Anggota TNI itu membayar jasa 4 pembunuh bayaran untuk mengeksekusi istrinya sendiri pada Senin (18/7) lalu, namun gagal.
(wk/amel)