Pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) disebut baru menerima laporan sekitar pukul 04.55 WIB dan menerjunkan setidaknya empat unit mobil pemadam kebakaran. Mereka berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 30 menit.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 05 Agustus 2022 - 14:55 WIB
WowKeren - Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Solo di Jawa Tengah dilanda kebakaran pada Jumat (5/8) dini hari tadi. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu menewaskan dua orang pasien.
Pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) disebut baru menerima laporan sekitar pukul 04.55 WIB dan menerjunkan setidaknya empat unit mobil pemadam kebakaran. Mereka berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 30 menit.
"Iya, kami menerima laporan tersebut sekitar pukul 04.55 WIB," ungkap Kepala Dinas Damkar Solo, Sutarjo, dilansir detikJateng. "Kami terjunkan empat armada, api padam sekitar 30 menit."
Lebih lanjut, Sutarjo membenarkan ada dua orang ditemukan tewas terbakar dalam insiden tersebut. Namun ia belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
"Kami menerima laporan adanya dua orang meninggal dunia dalam sebuah ruang yang terbakar. Namun bukan kewenangan kami untuk melakukan evakuasi," tuturnya. "Penyebabnya belum diketahui."
Menurut Wakil Direktur dan Kepala Bagian Umum RSJD Solo, Joko Mulyono, dua pasien yang meninggal dunia berasal dari Karanganyar dan Blora. Selain dua korban jiwa, kebakaran itu juga menyebabkan tiga orang pasien luka-luka.
"Pasien meninggal atas nama YA (30), pasien dari Dinsos Karanganyar. Dan inisial YR (33) pasien dari Blora," jelas Joko dalam keterangannya. "Sementara itu dua orang pasien lainnya mengalami luka bakar berat dengan inisial AH (44) dan IB (25) serta satu orang pasien mengalami luka bakar ringan atas nama MA (44)."
Joko mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi di ruang Puntadewa dan ruang isolasi psikiatri. Ia mengaku ada tujuh orang pasien yang sedang diikat pada saat kejadian.
"Pada saat kejadian di Ruang Puntadewa sisi timur yang menjadi lokasi kebakaran ditempati oleh tujuh orang pasien yang di-restrain (dilakukan pengikatan) karena dalam kondisi gaduh gelisah," ungkapnya.
Sementara itu, ruang isolasi psikiatri saat itu tengah diisi dua orang pasien. Meski api bisa dipadamkan dalam waktu 30 menit, nyawa dua pasien yang berada di dalam ruang isolasi itu tak bisa diselamatkan.
(wk/Bert)