Penulis 'Little Women' Ungkap Inspirasinya Soal Anggrek Biru yang Jadi Poin Kunci di Drama
Instagram
TV
Heboh Series Little Women

Penulis Jung Seo Kyung berbagi tentang poin kunci lain dari drama tvN itu yakni anggrek biru yang ditemukan di setiap lokasi pembunuhan dan dimana ide tersebut berasal.

WowKeren - Tampil wawancara bersama media Sports Seoul, penulis drama "Little Women", Jung Seo Kyung berbagi tentang poin kunci lain dari drama tvN itu yakni anggrek biru yang ditemukan di setiap lokasi pembunuhan. Ide ini rupanya datang dari “The Five Orange Pips” yang merupakan salah satu cerita pendek “Sherlock Holmes”.

Jung Seo Kyung berbagi bahwa dia ingin bunga ini membuat dua orang buangan, Oh In Joo dan Jin Hwa Young, bertemu di tempat yang acak dan tidak dikenal. Begitulah cara dia datang dengan Asosiasi Anggrek Biru Internasional, yang mencerminkan aspek kosong dari orang-orang dengan uang dan kehidupan yang sibuk.


"'The Five Orange Pips’ adalah satu-satunya serial di mana penjahatnya tidak tertangkap. Setelah membaca itu, aku sangat takut di malam hari sehingga aku tidak bisa tidur. aku sangat menyukai kengerian yang ditimbulkan oleh pip oranye dan perasaan yang jelas bahwa pemandangan itu berada tepat di samping aku. Meskipun anggrek biru adalah bunga yang indah, aku ingin membuat orang takut dengannya," kata Jung Seo Kyung.

Sedangkan sosok tiga saudara perempuan di “Little Women” semuanya mewakili tujuan dan kepribadian yang berbeda, dengan Oh In Joo sebagai warga biasa, Oh In Kyung (Nam Ji Hyun) sebagai reporter, dan Oh In Hye (Park Ji Hu) sebagai artis. "Dari sudut pandang yang berbeda, kalian bisa memikirkan tiga saudara perempuan yang masing-masing memegang sisi yang berbeda dari satu orang," tambahnya.

Sementara itu terakhir penulis berbagi bahwa karya sastra tentang saudara kandung biasanya mengikuti tiga orang, yang dia yakini untuk mengekspresikan tiga aspek hati seseorang. “Saudara-saudara itu berusia remaja, dua puluhan, dan tiga puluhan. Aku ingin membuat karakter yang membuat kami berpikir bahwa kami juga mengalami periode waktu seperti mereka. In Joo, yang tidak pintar tetapi mengikuti sifat aslinya, yang rentan terhadap keserakahan tetapi tidak menyerah. In Kyung, yang ingin berurusan dan berpartisipasi dalam berita penting dunia. Hatiku sakit melihat In Hye. aku berpikir, 'Bahkan saat menerima begitu banyak cinta di masa remajaku, aku tidak bisa bersyukur untuk itu atau membalasnya'," pungkasnya.

(wk/aiss)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait