Moeldoko Soal Jokowi Masuk Ka'bah: Ini Sebuah Apresiasi, Raja Mana Bisa Dipaksa
Instagram/dr_moeldoko
Nasional

Menurut Moeldoko, hubungan Jokowi dengan Pemerintah Arab Saudi memang baik. Sehingga Jokowi mendapatkan apresiasi dan diberi kesempatan untuk masuk ke dalam Ka'bah.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, Capres petahana Joko Widodo berkesempatan untuk masuk ke dalam Ka'bah kala menjalankan ibadah Umrah pada Senin (15/4). Pengalaman Jokowi lantas diceritakan kembali oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Moeldoko mengaku Jokowi diundang masuk ke dalam Ka'bah oleh Pemerintah Arab Saudi. "Pemerintah lah (Pemerintah Arab Saudi yang mengundang)," tegas Moeldoko di Kantor KSP, Istana Negara, pada Selasa (16/4).


Menurut Moeldoko, hubungan Jokowi dengan Pemerintah Arab Saudi memang baik. Sehingga mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mendapat apresiasi dan diberi kesempatan masuk ke dalam Ka'bah.

"Ya saya pikir begini, kan dukungan hubungan diplomatik pasti ada hitung-hitungannya," tutur Moeldoko. "Kalau saya melihat dari cara Raja berbicara dan Putra Mahkota berbicara, bagaimana dia bisa, ini sebuah apresiasi."

Sebelumnya, sempat berhembus tudingan bahwa ada paksaan dari pihak Jokowi ke Pemerintah Arab Saudi agar diizinkan masuk ke dalam Ka'bah. Dengan tegas, Moeldoko membantah hal tersebut. Pasalnya, tutur Moeldoko, Pemerintah Arab Saudi tidak akan bisa dipaksa.

"Enggak lah kalau memaksa. Mana bisa sih negara dipaksa," ujar Moeldoko. "Raja mana bisa dipaksa. Saya melihat keakraban dari Raja."

Moeldoko mengaku bahwa Jokowi sempat merasa tak enak hati saat diberikan jalan khusus untuk memasuki Ka'bah. Namun ia menjelaskan kepada Jokowi bahwa hal tersebut dilakukan demi keamanan.

"Jadi kalau saya melihat bentuk apresiasi yang diberikan oleh Raja, enggak ada sama sekali paksaan. Karena sampai Pak Jokowi katakan 'kenapa diberi jalan khusus?'. Merasa enggak enak hati," ungkap Moeldoko. "Saya katakan 'Pak yang hadir di Kakbah ini kan berbagai negara, jadi tidak bisa dideteksi soal keamanan, jadi wajar pasukan keamanan mereka lebih ketat'. Jadi jangan kecilkan diri kita sendiri, orang lain beri apresiasi kok kita kecilkan diri sendiri."

Sebelumnya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, sempat memberikan sebuah sindiran bagi orang yang masuk ke dalam Ka'bah. Dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, Mardani menyindir seseorang yang memaksa Raja agar diizinkan masuk Ka'bah. Menurutnya, semua dilakukan demi elektabilitas.

You can share this post!

Related Posts
Loading...