Kalah di Quick Count Banyak Lembaga, Kubu Prabowo Imbau Pendukung Tunggu Real Count KPU
Nasional
Pemilu 2019

Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol (purn) Sofyan Jacob, meminta para pendukung Prabowo-Sandi tidak terpengaruh oleh hasil quick count yang dikeluarkan beberapa lembaga.

WowKeren - Penghitungan suara Pemilu 2019 telah dimulai pada hari ini (17/4). Beberapa lembaga telah mempublikasikan hasil quick count mereka sejak pukul 15.00 WIB, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebagian besar hasil quick count lembaga survei menunjukkan keunggulan paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri belum selesai melakukan penghitungan resmi alias real count.


Kubu paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pun meminta para pendukungnya untuk menunggu hasil real count. Para pendukung Prabowo-Sandi juga diminta untuk mengawal berkas C1 atau catatan hasil penghitungan suara di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

"Saya imbau relawan saya seluruhnya, pertama tetap semangat, kita tunggu perhitungan lain sampai real count KPU," tutur Komjen Pol (purn) Sofyan Jacob di depan kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (17/4). "Jangan terpengaruh dengan quick count ini."

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut mengungkap bahwa berdasarkan laporan yang didapatkan tim internal dari daerah-daerah di seluruh Indonesia, Prabowo-Sandi unggul dari Jokowi-Ma'ruf. Paslon nomor urut 02 bahkan disebut menang dengan perolehan suara di atas 50 persen.

"Data yang saya terima Prabowo-Sandi menang di atas 50 persen," jelas Sofyan. "Saya minta kawal data itu."

Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Laksamana TNI (purn) Tedjo Edhy. Hasil penghitungan suara di TPS diharapkan dapat terus dikawal oleh para relawan.

"Teman-teman pendukung jangan patah semangat, kita tetap kawal C1 seterusnya dari mulai TPS, kecamatan, dan seterusnya," ujar Tedjo. "Kita punya data kita belum kalah."

Di sisi lain, Jokowi-Maruf unggul di 5 quick count lembaga survei hingga pukul 17.40 WIB. Hasil quick count tersebut sudah memasukkan data pemilih lebih dari 75 persen.

Kelima lembaga survei tersebut adalah Litbang Kompas dan Indo Barometer. Lalu ada LSI Denny JA, CSIS-Cyrus, serta Charta Politika.

You can share this post!

Related Posts
Loading...