Demo Mahasiswa-Petani Akan Digelar, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Nasional
Rusuh Demo Mahasiswa

Aliansi mahasiswa dan Perserikatan Petani Indonesia akan menggelar demo di depan gedung DPR, Selasa (24/9) untuk menolak pengesahan RUU bermasalah. Melihat hal itu, polisi pun siap melakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan.

WowKeren - Aliansi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi rencananya akan kembali menggelar demonstrasi di depan gedung DPR hari ini, Selasa (24/9). Tak hanya aliansi mahasiswa, massa petani juga =ikut turut serta dalam demo tersebut untuk menolak sejumlah rancangan undang-undang (RUU) yang dinilai bermasalah.

Menanggapi soal demonstrasi yang akan digelar di depan gedung DPR itu pun, pihak kepolisian akan menyiapkan rekayasa lalu lintas. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang berada di area sekitar lokasi demo.

"Kalau ada demo besar akan dialih arus seperti hari ini (23/9)," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir, Senin (23/9) malam. Diketahui pihak polisi telah melakukan rekayasa lalu lintas selama demo mahasiswa yang digelar sejak Senin kemarin.

Rekayasa yang dilakukan salah satunya adalah dengan menutup pintu keluar tol yang berada di depan DPR. Selain itu, terjadi penutupan flyover Ladogi yang diarahkan ke Gerbang Pemuda.


Kemudian, lalu lintas dari Gerbang Pemuda ke kiri ditutup dan diputar balikkan ke Gerbang Pemuda. Rekayasa lalu lintas berikutnya dilakukan dari arah Jalan Asia Afrika menuju ke Gerbang Pemuda diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar. Selanjutnya, arus lalu lintas di belakang gedung DPR dialihkan ke kiri ke Jalan Tentara Pelajar.

Sebelumnya, mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas ini akan kembali menggelar demonstrasi hari ini. Alasan dilakukannya demonstrasi tersebut adalah untuk menolak revisi UU KPK yang telah disetujui oleh DPR.

Demonstrasi tersebut rencananya akan dimulai pada pukul 11.00 WIB. "Tentunya kita akan kembali turun ke jalan dengan jumlah mahasiswa yang lebih banyak lagi," kata wakil presiden mahasiswa Universitas Trisakti Dheatantra Dimas.

Tak hanya mahasiswa, massa dari Serikat Petani Indonesia (SPI) rencananya juga akan melakukan demo di depan gedung DPR. Tuntutan yang diajukan adalah untuk menolak pengesahan sejumlah RUU yang dianggap bermasalah seperti RUU Pertanahan, Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan hingga RUU Perkoperasian.

"Di Jakarta kita akan melakukan aksi ke DPR mendesak penundaan RUU yang masih bermasalah," kata Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih, Selasa (24/9).

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts