CGV Tetap Gaji Karyawan Meskipun Tutup Bioskop Gara-Gara Corona
Nasional
Pandemi Virus Corona

Selain tak mengurangi gaji, sejauh ini CGV juga tak mengambil langkah untuk mengurangi jumlah karyawan. Hingga saat ini, CGV mempertahankan karyawan yang bekerja di bioskop.

WowKeren - Meningkatnya jumlah kasus positif virus corona (COVID-19) di Indonesia rupanya membuat salah satu jaringan bioskop di Tanah Air, CGV, memutuskan untuk memperpanjang masa "libur" mereka.

Diketahui, sebelumnya CGV dan jaringan bioskop telah berhenti beroperasi sejak 23 Maret lalu hingga 5 April. Instruksi ini berlaku di beberapa daerah. Namun seiring dengan pandemi corona yang hingga kini belum juga mereda, akhirnya mereka pun memutuskan untuk memperpanjang masa penutupan tersebut.

Pihak CGV menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melihat situasi dan kondisi terkini serta menjadi dukungan atas upaya Pemerintah perihal social distancing atau pembatasan jarak sosial dan berdiam diri di rumah.

Meski demikian, CGV tak mengurangi hak para karyawan salah satunya soal remunerasi atau gaji bulanan. "Selama penutupan ini mereka (karyawan) Off-Duty, hak-hak pekerjanya tetap dipenuhi," ungkap Direktur CGV, Dian Sunardi Munaf, dilansir dari Detik pada Rabu (8/4).


Sejauh ini, CGV juga tak mengambil langkah untuk mengurangi jumlah karyawan. Hingga saat ini, CGV mempertahankan karyawan yang bekerja di bioskop ini. "Sampai saat ini, tidak ada PHK karyawan akibat penutupan sementara ini. Kesejahteraan karyawan CGV merupakan prioritas saat ini dan kami akan terus mensupport mereka semampu kami," tukas Dian Sunardi.

Sebagai informasi tambahan, saat ini ada sekitar 387 layar dari 68 bioskop yang tersebar di sejumlah kota di seluruh Indonesia yang telah ditutup untuk waktu yang tak ditentukan. "Total seluruhnya ada 68 bioskop, 387 layar yang tersebar di 33 kota dan 15 provinsi di Indonesia yang kami tutup sementara. Perseroan berkomitmen untuk selalu menyediakan bioskop yang aman, nyaman dan sehat untuk para staf dan juga pengunjung CGV," ungkap Dian Sunardi.

"Kami akan terus memonitor situasinya, mengikuti arahan dan instruksi pemerintah Pusat/ Provinsi/ Kabupaten/ Kota. Tiap Provinsi/Kabupaten/Kota memiliki instruksi periode penutupan sementara yang berbeda-beda satu dengan lainnya," pungkasnya.

Selain CGV, sejumlah jaringan bioskop lain yang turut menerapkan kebijakan serupa di antaranya adalah XXI dan Cinepolis.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts