Tetap Berjalan di Tengah Pandemi, Proyek Kereta Cepat JKT-BDG Bakal Disambung ke Surabaya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dengan tetap dilanjutkannya proyek strategis nasional (PSN) di tengah pandemi corona saat ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja lebih luas lagi, seperti proyek kereta cepat JKT-BDG.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyampaikan jika proyek strategis nasional akan tetap berjalan meskipun pandemi corona masih belum mereda. Hal itu disampaikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

"Alhamdulillah tadi Presiden baru saja memimpin rapat langsung mengenai proyek strategis nasional yang mayoritas tetap harus berjalan," kata Erick, Jumat (29/5).


Oleh sebab itu, ia meminta agar keputusan pemerintah yang satu ini dilihat dari kacamata positif. Dengan dilanjutkannya beberapa PSN hal itu berarti akan mengurangi jumlah pengangguran. Pasalnya, PSN sendiri banyak menyerap lapangan kerja.

"Ini yang membuat kita harus optimis bahwa negara kita dalam kondisi yang terus memikirkan pembukaan lapangan kerja," jelas Erick. "Karena proyek-proyek strategis ini banyak sekali menyerap lapangan kerja."

Salah satu proyek yang tetap berjalan yakni Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Ia menuturkan bahwa presiden telah memberikan lampu hijau jika proyek kereta cepat ini akan disambungkan sampai ke Surabaya. Dengan begitu, jumlah lapangan kerja yang bisa diserap juga akan semakin banyak.

"Contoh yang ada di BUMN Kereta Cepat Jakarta-Bandung," ujar Erick. "Bahkan Presiden tadi sudah setuju disambungkan Jakarta-Bandung-Surabaya supaya lebih feasible. Ini pasti menyerap tenaga kerja luar biasa."

Untuk lintasan kereta Jakarta Bandung ditargetkan selesai pada September 2022. "Dan deadline Jakarta-Bandung tetap September 2022 harus bisa jadi sebagai target," tutupnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan jika proyek ini molor satu tahun dari jadwal yang semestinya. Sehingga untuk pertimbangan ekonomis, Jokowi setuju jika disambungkan sampai ke Surabaya.

"Terkait proyek kereta cepat juga terjadi budget over-run, dan ada keterlambatan selama 1 tahun," kata Airlangga. "Oleh karena itu arahan Bapak Presiden agar lebih ekonomis untuk didorong kelanjutan proyek tidak hanya berhenti di Bandung tetapi terus sampai Surabaya."

Sementara itu untuk PSN yang tetap berlanjut bukan hanya di bidang ekonomi saja. Ada juga bidang lain seperti pendidikan dan peningkatan SDM.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts