Tak Ada Anggaran Gegara Corona, Bagaimana Kelanjutan Ibu Kota Baru?
Nasional
Ibu Kota Baru Indonesia

Kemenkeu buka-bukaan memang tak menyiapkan anggaran untuk pembangunan ibu kota baru akibat pandemi virus Corona. Lantas sampai mana kelanjutan megaproyek ini?

WowKeren - Banyak hal yang mesti mengalami penyesuaian akibat pandemi virus Corona. Termasuk diantaranya pelaksanaan megaproyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Bahkan Kementerian Keuangan menyatakan dengan tegas tak ada anggaran dari negara untuk realisasi proyek tersebut. Pasalnya saat ini pemerintah masih berfokus pada penanganan COVID-19.


"Ketika pandemi COVID-19 melanda, pemerintah fokus pada upaya-upaya penanggulangan pandemi tersebut," kata Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu, Brahmantio Isdijojo, Sabtu (11/7). "Jadi setahu saya tidak muncul-muncul anggaran bagi IKN sampai sejauh ini."

Lagipula, imbuh Brahmantio, sejak sebelum pandemi COVID-19 melanda, Presiden Joko Widodo sudah menegaskan agar proyek IKN baru tak membebani APBN. "Itu yang sudah cukup lama dibahas dan matang sebelum terjadinya pandemi COVID-19," jelas Brahmantio, dikutip dari Antara.

Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono memberi respons "santai" mendapati tak ada anggaran negara untuk proyek ibu kota baru. Pasalnya saat ini proyek yang digadang-gadang menelan biaya sampai ratusan triliun rupiah itu masih fokus dalam tahap perencanaan.

Selain membahas soal desain dasar ibu kota baru, saat ini tim yang terlibat masih berkutat untuk menyusun undang-undang atau payung hukum bersama DPR RI. Belum adanya payung hukum yang terbentuk membuat tak ada kegiatan yang bisa dilakukan untuk merealisasikan megaproyek tersebut.

Di sisi lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa juga menjelaskan proyek pemindahan ibu kota masih sampai tahap pengerjaan master plan. Namun meski "dihimpit" krisis akibat wabah virus Corona, Suharso meyakini proyek akan tetap berjalan lancar.

Pasalnya pembangunan Ibu Kota Baru diyakini dapat menciptakan lapangan kerja dan multiplier effect yang luas. Seperti terkait pemenuhan hingga pengiriman bahan baku ke lokasi proyek Ibu Kota baru yang tentunya akan memutar roda perekonomian setempat.

"Hari ini di dunia tidak ada sebuah proyek ya, hari ini lho di dunia sebuah proyek yang menjadi daerah tujuan investasi besar-besaran. Nggak ada," ujar Suharso pada 24 Juni 2020 lalu. "Sehingga kita berharap dengan kacamata itu orang akan hadir gitu. Apakah itu sebuah business property? Saya kira iya."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts