Ini Dugaan Penyebab Pembunuh Rangga 'Bocah Penyelamat Ibu dari Pemerkosaan' Tewas di Tahanan
Antaranews
Nasional

Pembunuhan atas Rangga, seorang bocah asal Aceh, oleh pemerkosa ibunya mencuri perhatian masyarakat luas. Kini pelaku aksi keji tersebut dilaporkan meninggal dunia di sel tahanan karena alasan ini.

WowKeren - Beberapa waktu lalu aksi kejam Samsul Bahri (41) yang memerkosa seorang ibu muda (28) dan membunuh putra sang korban, Rangga (10) mencuri perhatian publik. Sebab Samsul dengan tega menghabisi nyawa Rangga yang berusaha menyelamatkan ibunya dari pemerkosaan yang coba dilakukan.

Namun kabar mengejutkan datang dari Samsul yang kekinian dilaporkan meninggal dunia di dalam sel tahanan. Dan perihal kematiannya, Kasat Reskrim Polres Langsa Aceh Timur, Iptu Arief Sukmo Wibowo SIK, mengungkap bahwa Samsul meninggal pada Minggu (18/10) dini hari dengan dugaan sakit sesak napas yang diperparah karena jarang mau makan.

Arief menjelaskan, pada Sabtu (17/10) dini hari sudah memburuk dengan keluhan sesak napas. Petugas pun membawa Samsul ke RSUD Langsa untuk menerima perawatan medis.

"Setelah dicek suhu, cek tensi, dan cek kadar oksigen tersangka SB, semuanya normal," terang Arief, dikutip dari Tribun Aceh, Senin (19/10). "Petugas medis saat itu memberikan infus selama satu malam kepada tersangka SB."


Dan karena kondisi yang sudah membaik, Samsul lantas dibawa kembali ke Polres Langsa. Bahkan pada Sabtu (17/10) malam, tersangka Samsul masih berkenan memakan nasi yang memang disediakan di sel.

Tak disangka, ketika pukul 23.30 WIB, Samsul langsung mengeluhkan sesak napas. Petugas jaga kemudian melaporkan kondisi tahanan kepada piket dan hendak dibawa kembali ke RSUD Langsa.

Nahas Samsul terlebih dahulu mengembuskan napas terakhirnya di dalam sel tahanan Mapolres Langsa sebelum sempat dibawa ke RSUD Langsa. Tersangka Samsul hanya dibawa ke RSUD Langsa untuk diperiksa post-mortem atau setelah kematian.

Hingga kini belum ada penyebab pasti di balik meninggalnya Samsul. Namun berita kematiannya sontak menyita perhatian karena kekejaman aksi pembunuhannya terhadap Rangga, sang bocah heroik berusia 10 tahun asal Aceh beberapa waktu lalu menjadi viral di media sosial sampai sempat diberitakan ke luar negeri. Apalagi kasus ini terjadi ketika Samsul sudah mendapatkan asimilasi COVID-19.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts