Surabaya Mau Dapat 150 Bus dari Kemenhub, Terkait Piala Dunia U-20?
Humas Pemkot Surabaya
Nasional

Konsep pengoperasian ini nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan warga Surabaya. Selain murah dan cepat namun juga bisa memberikan rasa nyaman dan mudah diakses.

WowKeren - Pemerintah Kota Surabaya menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada Kamis (22/10). Nota tersebut berisi tentang perencanaan, pembangunan dan pengoperasian angkutan perkotaan.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI Budi Setiyadi. Kemenhub berencana menganggarkan 150 bus operasional untuk angkutan perkotaan di Surabaya.

Surabaya bukan satu-satunya yang mendapat program ini. Program Buy the Service (BTS) ini sudah dilakukan di sejumlah kota di Indonesia. Di Surabaya sendiri, program itu akan dilakukan pada 2021 mendatang.

"Jadi, kami punya program itu dan anggarannya," kata Budi seperti dilansir dari Suara Surabaya, Jumat (23/10). "Sehingga nanti habis ini kita akan lelangkan kepada operator swasta untuk menjalankan bus angkutan perkotaan itu."

Dibanding kota lainnya, anggaran yang diperuntukkan bagi Surabaya ini menjadi yang paling banyak. Pasalnya, di kota ini membutuhkan 8-9 koridor. Artinya, membutuhkan sekitar 150 unit bus. Bus ini juga untuk mendukung Piala Dunia U-20.


Konsep pengoperasian ini nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan warga Surabaya. Selain murah dan cepat namun juga bisa memberikan rasa nyaman dan mudah diakses. Mulanya, bus ini akan dioperasikan secara gratis baru kemudian kemungkinan akan berbayar.

"Jadi, konsepnya nanti modern, sesuai dengan keinginan anak-anak milenial," jelas Budi. "Sementara nanti gratis dulu, baru setelah itu nanti mungkin akan berbayar."

Nantinya, proses lelang akan dilakukan melalui e-katalog pada November-Desember mendatang. Sehingga diharapkan pada Maret 2021 sudah bisa dioperasikan di beberapa koridor.

Nantinya, pengoperasian juga akan dilakukan oleh pihak swasta yang memenangkan lelang. Masih dilansir Suara Surabaya, Risma mengaku telah meminta 9 koridor kepada Kemenhub.

Jika permintaan ini bisa dipenuhi maka itu artinya semua koridor di Kota Surabaya bisa terpenuhi semuanya, termasuk bisa terkoneksi dengan kota penyangga Sidoarjo dan Gresik. "Nanti juga bisa terkoneksi dengan kota-kota penyangga," kata dia.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts