Rami Malek Alami Kesulitan Psikologis Saat Perankan Musuh James Bond di 'No Time To Die'
YouTube/James Bond 007
Film

Aktor 'Bohemian Rhapsody' tersebut menjelaskan bahwa karakter yang ia perankan, Safin, adalah sosok yang akan membuat penonton bertanya apa sebenarnya arti kejahatan.

WowKeren - Aktor Rami Malek mengaku mengalami kesulitan secara psikologis memerankan Safin, musuh James Bond dalam film "No Time to Die". Aktor berdarah Mesir tersebut bahkan merasa resah ketika tampil sebagai Safin.

"Ketika saya berpikir tentang Safin, saya berpikir tentang seseorang yang sangat teliti namun terukur, dan ada sesuatu mengenai hal itu yang benar-benar menakutkan dan meresahkan," tutur aktor peraih piala Oscar tersebut, sebagaimana dilansir dari CNN.

Aktor asal Inggris itu melanjutkan, "Safin adalah orang yang terkadang saya merasa memberikan kalian sensasi yang membuat kalian merasa diawasi, dan sekali lagi, itu cukup mengganggu," lanjutnya.

Aktor "Bohemian Rhapsody" tersebut juga menjelaskan bahwa Safin adalah karakter yang akan kerap mempertanyakan pandangan orang akan sesuatu. Ia akan bertanya apa yang menurut orang salah dan benar. Menurutnya, karakter Safin akan membuat penonton bertanya apa sebenarnya kejahatan.

"Dia (Safin) bisa menjadi tidak empati untuk melakukan keinginannya dengan sangat teliti, dan [untuk memerankan Safin] saya mulai berpikir siapa orang ini secara psikologis," kata Rami Malek.


Dalam "No Time To Die" sendiri, Bond (Daniel Craig) diketahui telah meninggalkan MI6 dan tak lagi menjadi agen aktif. Ia ingin menikmati kehidupan tenang di Jamaika bersama kekasihnya, Madeleine Swann. Sayangnya, kehidupan damai Bond tidak bertahan lama setelah teman lama, Felix Leiter, dari CIA meminta bantuan.

Bond terlibat dalam misi menyelamatkan seorang ilmuwan yang diculik. Ternyata misi itu jauh lebih berbahaya dari yang diperkirakan, bahkan membawa Bond ke penjahat misterius yang memiliki senjata berteknologi baru nan berbahaya.

"No Time To Die" akan menjadi seri "Bond" terlama sepanjang sejarah. Disebutkan bahwa "No Time To Die" bakal diputar selama 163 menit alias 2 jam 43 menit. Durasi ini membuat seri terbaru "Bond" tersebut mengungguli seri-seri pendahulunya, termasuk "Spectre" yang memegang rekor sebelumnya dengan lama tayang 160 menit.

Perilisan "No Time to Die" sendiri tertunda dua kali karena penutupan bioskop di seluruh dunia sejak Maret silam akibat pandemi virus corona. "No Time to Die" semula ditetapkan tayang pada 10 April lalu dan ditunda menjadi 25 November. Kini, jadwal tayang itu kembali ditunda menjadi 2 April 2021.

"No Time To Die" juga akan menjadi film terakhir Daniel Craig dalam memerankan karakter mata-mata ikonik James Bond. Aktor pemeran James Bond selanjutnya akan diumumkan setelah "No Time To Die" tayang.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts