Dimasukkan Mensos Risma ke Balai Rehabilitasi, Pemulung Curhat Soal Kemerdekaan yang Hilang
Reuters
Nasional

Sebelumnya, pemulung bernama Kastubi itu sempat menjadi perbincangan warganet karena diisukan menjadi bagian dari settingan Mensos Risma. Beredar isu bahwa ia bukanlah seorang pemulung, namun penjual poster.

WowKeren - Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma belakangan ini mendapat banyak sorotan karena sering melakukan aksi blusukan. Dalam salah satu blusukannya, Risma sempat membawa seorang tunawisma bernama Kastubi ke Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya, Kastubi bertemu dengan Risma di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Kekinian, Kastubi mengaku tak betah tinggal di balai rehabilitasi tersebut karena sudah terbiasa beraktivitas di luar ruangan.

"Ya kalau pesan saya kalau tugas, tugaslah yang bagus," tutur Kastubi dilansir Kompas.com, Kamis (7/1). "Kalau orang dikurung-kurung begini kurang bebas, kemerdekaan itu hilang. Biasa di jalan sih ya."

Pria berusia 69 tahun tersebut mengaku sudah bertahun-tahun berprofesi sebagai pemulung. Kastubi biasa beraktivitas di sekitar Pasar Baru, Jakarta Pusat, dengan penghasilan yang tidak pasti.

Per harinya, Kastubi bisa mengantongi uang mulai dari Rp 9.000 hingga Rp 50.000. "Kalau kita lagi bawa karung gini datang orang-orang dermawan bawa mobil ngasih Rp 20.000, kadang Rp 50.000," ungkap Kastubi.


Ia merasa cukup dengan penghasilan yang didapatkan lantaran hanya seorang diri di Jakarta, tanpa anak maupun istri. Kastubi lantas mengungkapkan momen pertemuannya dengan Mensos Risma pada Senin (4/1) lalu.

Awalnya, Kastubi tengah tidur di pinggir jalan kawasan Pasar Baru. Ia pun dibuat kaget oleh rombongan mobil yang datang mendekat.

"Dia (Risma) bilang, 'Sudah Pak, tinggal di rumah saya saja'. Ternyata rumahnya di sini (balai)," ungkap Kastubi. Pria asal Lampung tersebut hingga kini masih berada di balai rehabilitasi hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Sebelumnya, Kastubi sempat menjadi perbincangan warganet karena diisukan menjadi bagian dari settingan Mensos Risma. Beredar isu bahwa Kastubi bukanlah seorang pemulung, melainkan seorang pedagang poster yang menyamar.

Risma sendiri baru saja mengunjungi Kastubi di Balai Rehabilitasi Pangudi Luhur pada Jumat hari ini. Saat berjumpa dengan Kastubi, Risma langsung menertawakan aksi blusukannya saat itu yang dituduh sebagai settingan.

"Ah bapak (Kastubi) ini, settingan katanya kita pak," kata Risma saat bertemu Kastubi seperti dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (8/1). "Bapaknya ketemu aku. Bentar lagi jadi artis, Pak."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts