Situasi Belum Aman! PPKM Jawa-Bali Bakal Diperpanjang Usai ‘Ganasnya’ Corona
Nasional
PSBB Corona

Rekor kasus virus corona terus dipecahkan di Indonesia dalam sepekan terakhir. Pemerintah kini bersiap memperpanjang PPKM Jawa-Bali usai penyebaran COVID-19 tak terkendali.

WowKeren - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali akan berakhir pada Senin (25/1) mendatang. Pemerintah kini bersiap memperpanjang PPKM di sejumlah daerah Jawa dan Bali setelah melihat penyebaran virus corona yang semakin mengganas.

Berdasarkan data covid19.id, Indonesia telah mencetak rekor kasus kematian akibat virus corona tertinggi pada Selasa (19/1) kemarin. Dilaporkan 308 orang meninggal dalam sehari, sehingga totalnya mencapai 26.590 orang.

Indonesia juga terus mencatat penambahan kasus virus corona yang signifikan setiap harinya. Khususnya mulai tanggal 11 Januari hingga 16 Januari, dimana dalam periode ini grafik penambahan kasus terus melesat. Rekor kasus harian tertinggi dipecahkan pada tanggal 16 Januari, dengan mencatat 14.224 kasus baru dalam 24 jam.

Situasi mengkhawatirkan itu membuat Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Syafrizal membocorkan rencana pemerintah untuk memperpanjang PPKM. Keputusan perpanjangan ini telah diputuskan dalam hasil Rapat Kabinet Terbatas kemarin sore.


”Hasil Rapat Kabinet Terbatas kemarin sore, akan diperpanjang untuk 2 minggu ke depan setelah tanggal 25 Januari,” kata Syafrizal dalam acara Sosialisasi Surat Edaran Nomor 903/145/SJ yang digelar secara virtual oleh Kemendagri, Rabu (20/1). “Akan diperpanjang 2 minggu ke depan.”

Syafrizal berharap keputusan memperpanjang PPKM dapat menekan lonjakan kasus virus corona di Tanah Air. Meski tidak diterapkan di semua wilayah Jawa dan Bali, namun setiap daerah tetap wajib berupaya maksimal menekan laju penyebaran COVID-19.

Setiap pemerintah daerah yang bakal menerapkan PPKM juga diminta bekerja keras menangani pandemi. Menurutnya, pemda bisa mulai memperbaiki langkah penanganan penyebaran virus corona yang masih kurang maksimal.

“Kepada daerah-daerah itu, sesuai Surat Edaran Mendagri, untuk melakukan hal-hal, perbaikan-perbaikan,” perintah Syafrizal. “Improve di dalam penanganan kesehatan.”

PPKM sendiri telah berjalan sejak 11 Januari lalu. Namun, PPKM yang belum genap berjalan 2 pekan ini masih belum dapat menghambat laju penyebaran kasus virus corona.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts