Menko Luhut Jajal Alat Tes COVID-19 GeNose yang Siap Dipakai Massal Februari, Apa Hasilnya?
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menko Marives Luhut turut mencoba alat deteksi COVID-19 lewat embusan napas, GeNose, yang mulai dipasang di Stasiun KA Pasar Senen, Jakarta. Seperti apa hasilnya?

WowKeren - Alat deteksi COVID-19 buatan anak bangsa, GeNose, siap diedarkan massal dalam waktu dekat. Sedianya alat yang mendeteksi COVID-19 lewat embusan napas ini akan digunakan di Stasiun Pasar Senen mulai Februari 2021 mendatang.

Sejumlah menteri pun menghadiri acara peresmian sekaligus percobaan perdana GeNose di Stasiun Pasar Senen. Dan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Pandjaitan kemudian berkesempatan mencoba menjajal alat tes tersebut.

"Hari ini Pak Menko Luhut memberikan dukungan yang luar biasa dengan mencoba langsung. Kami akan mendorong penggunaan alat ini di simpul-simpul transportasi umum," tutur Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/1).

Lantas bagaimana hasil tes COVID-19 yang dijalani Luhut? Usai mengembuskan napas ketiga ke dalam kantung yang disiapkan, Luhut pun dideteksi negatif COVID-19 oleh GeNose.


Dalam pernyataannya, Luhut memastikan bahwa GeNose sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan. Luhut juga mengapresiasi GeNose sebagai alat deteksi COVID-19 dengan kelebihan seperti cepat, harga yang relatif lebih murah dengan akurasi di atas 90 persen.

Luhut hanya menyarankan agar plastik yang dipakai merupakan bahan daur ulang sehingga lebih ramah lingkungan. Namun selebihnya, Luhut malah mengungkap harapan agar GeNose bisa segera diedarkan di berbagai titik strategis lain seperti hotel, mal, hingga RT/RW.

"Ke depannya kita akan gunakan ini di semua area publik seperti di Hotel, Mall, di lingkungan masyarakat RT/RW. Alatnya hanya seharga Rp62 juta dan harga per orangnya hanya dikenakan sekitar Rp20 ribu," kata Luhut, dilansir dari Detik News.

"Jika pemakaian lebih banyak tentunya cost-nya akan semakin turun dan nantinya alat ini akan terus dikembangkan sehingga mempunyai akurasi yang akan lebih tajam. Dan tentunya kita harus bangga karena ini buatan Indonesia," imbuh Luhut.

Setelah dipakai di Stasiun KA Pasar Senen, sedianya GeNose juga akan ditempatkan di simpul-simpul transportasi umum lain. Seperti bandara, pelabuhan, hingga terminal.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts