Kampus Kembali Dibuka Bulan Juli, Kemendikbud Tegaskan Bukan Untuk Perkuliahan
pixabay
Nasional

Tak cuma sekolah, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Paristiyanti Nurwardan menyebut pembelajaran tatap muka (PTM) di perguruan tinggi atau kampus juga akan dibuka pada Juli 2021.

WowKeren - Pemerintah berencana untuk membuka sekolah pada awal tahun ajaran baru 2021/2022 bulan Juli mendatang usai vaksinasi COVID-19 kepada para pendidik rampung. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardan menyebut tak hanya sekolah namun juga perkuliahan akan kembali dibuka pada bulan tersebut.

Lebih rinci, Parisyanti pembelajaran tatap muka (PTM) tersebut akan dilaksanakan terbatas selama masa transisi, yaitu sebelum semua mahasiswa mendapatkan vaksin. Ia menyebut selama transisi, PTM hanya berlaku untuk mahasiswa yang sedang menjalankan praktik kompetensi dan finalisasi tugas akhir saja.

"Sesuai dengan arahan Pak Presiden, KEMENDIKBUD-Khususnya DIKDI menyiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) khusus untuk praktek kompetensi dan finalisasi tugas akhir atau penelitian," ujarnya melalui pesan singkat, Minggu (7/3).


Ia menghimbau agar pihak-pihak terkait yang akan melangsungkan PTM tetap menegakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Satgas Covid. "5M sampai dengan PT siap PTM setelah vaksinasi dengan tetap melaksanakan 5M," katanya.

Sementara itu, pemerintah tengah diketahui tengah menyiapkan surat keputusan bersama (SKB) antar menteri terkait vaksinasi untuk mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, dan pegawai kementerian yang berlangsung pada bulan Maret sampai Juni. Usai vaksinasi, perguruan tinggi diminta untuk menyiapkan peraturan turunan mengenai PTM dengan verkonsultasi dengan Gugus Tugas Covid.

"Bapak Dan Ibu Rektor menyiapkan peraturan turunan PTM di PT berdasarkan hasil konsultasi dan persetujuan Gusus Tugas Covid di daerah masing2, dengan kapasitas antara 25-50% serta dibantu secara ketat," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/3).

Seperti yang telah diketahui, program vaksinasi COVID-19 di Indonesia telah berlangsung sejak awal 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang Indonesia pertama yang mendapat vaksin, kemudian para tenaga kesehatan serta para pekerja layanan publik dan lansia yang dinilai rawan terpapar virus corona..

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts