Menko Airlangga Beber Lebih Dari 4 Ribu Pemudik Positif COVID-19
setkab.go.id
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Meskipun telah diberlakukan penyekatan, masih banyak masyarakat yang nekat melakukan mudik. Akibatnya, ada lebih dari empat ribu pemudik dinyatakan positif COVID-19.

WowKeren - Kebijakan pemerintah mengenai larangan mudik 2021 telah berlangsung selama empat hari. Meski demikian, masih ada banyak masyarakat yang nekat melaksanakan mudik.

Akibat dari banyaknya masyarakat yang nekat mudik, ditemukan ada sekitar lebih dari empat ribu orang dinyatakan positif COVID-19. Hal itu diungkapkan pemerintah setelah melakukan tes acak yang digelar di jalur-jalur penyekatan mudik.

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya telah melakukan tes acak terhadap sekitar enam ribu orang di pos penyekatan mudik. Jumlah tersebut merupakan hasil akumulasi dari 381 titik penyekatan mudik.

"Pengetatan oleh polri di 381 lokasi dan Operasi Ketupat, jumlah pemudik random testing dari 6.742, konfirmasi positif 4.123 orang," ujar Airlangga dalam konferensi pers, Senin (10/5).

Airlangga menyampaikan secara lebih rinci ada 1.686 orang di antaranya langsung menjalani isolasi mandiri. Kemudian ada 75 orang yang dirawat di rumah sakit. Selanjutnya, aparat kepolisian juga telah memberikan sanksi terhadap pemudik nakal.


Ada sekitar 41 ribu kendaraan yang diputar balik dari jalur mudik. "Operasi kendaraan atau Operasi Ketupat jumlah diperiksa kendaraan 113.694, putar balik 41.097, dan pelanggaran travel gelap 306 kendaraan," jelas Airlangga.

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik dari 6 hingga 17 Mei 2021. Larangan tersebut ditetapkan pemerintah sebagai bentuk upaya penanganan dan penyebaran COVID-19.

Akan tetapi, dalam penerapan di lapangan para petugas dihadapkan dengan sejumlah tantangan. Salah satunya adalah masyarakat yang nakal dan nekat menerobos penyekatan di jalur-jalur mudik.

Salah satu kejadian yang membuat petugas kewalahan di lapangan adalah para pemudik yang menerobos penyekatan di Pos Tanjung Pura, Karawang. Para petugas dihadapkan dengan ratusan kendaraan bermotor yang memaksa melewati pos penyekatan itu.

Para petugas saat itu mengerahkan seluruh kekuatannya untuk membendung para pemudik yang terus menerus menekan untuk bisa melewati penyekatan tersebut. Kejadian itu membuat para petugas mengevaluasi dan mengantisipasi agar hal serupa tidak terulang.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts