Menkes Sebut Corona Mungkin Tak Bisa Hilang: Yang Penting Pasien Tidak Melebihi Kapasitas RS
Twitter/KemenkesRI
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menkes Budi Gunadi Sadikin meluruskan tujuan besar pengendalian wabah COVID-19, yakni bukan menghilangkan virusnya tetapi mengontrol laju penularannya. Apa maksudnya?

WowKeren - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meluruskan tujuan utama penanganan pandemi COVID-19. Alih-alih menghilangkan virusnya, penanganan pandemi malah berfokus pada upaya menekan laju penularan agar jangan sampai sistem kesehatan yang tersedia, dalam hal ini di Indonesia, kolaps karena banyaknya pasien baru yang dikonfirmasi positif.

Menurut Budi Gunadi, penularan mungkin akan terus terjadi dalam waktu yang lama. Namun harapannya adalah agar jangan sampai dampak yang ditimbulkan melebihi kapasitas pelayanan kesehatan yang tersedia.

"Tujuan akhir dari pandemi bukan menghilangkan virusnya," tegas Budi Gunadi dalam sebuah wawancara virtual dengan Kompas, Selasa (22/6). "Virus itu bisa ada selama 10 tahun, 100 tahun, tapi yang penting buat kita, kita bisa mengontrol pandemi ini."

"Kalau bisa flattening the curve," imbuh Budi Gunadi, dikutip pada Rabu (23/6). "Biarkan virus ini menular, yang penting orang yang sakit ini tidak pernah lebih tinggi dari kapasitas RS."

Mantan Wakil Menteri BUMN itu lantas mencontohkan dengan penghitungan matematis. Menurutnya, semisal dari sekelompok warga terpapar COVID-19, sebanyak 80 persennya akan diisolasi dan kemungkinan bisa sembuh dengan sendirinya.


Sebanyak 20 persen sisanya akan masuk RS, dengan lima persen di antaranya memerlukan perawatan di ICU. "Lalu sebanyak 1,7 persen wafat. Itu statistik selama ini," tutur Budi Gunadi.

Sejatinya, menurut data yang ada di lapangan, tingkat kematian infeksi virus Corona tidak lebih buruk daripada penyakit lain seperti HIV dan TBC. Namun yang menjadikan wabah ini memusingkan adalah karena penularannya yang begitu cepat.

"Hanya saja yang menjadi musuh kita adalah penularannya," terang Budi Gunadi. "Kalau penularan banyak sekali, orang bukan mati gara-gara penyakit tapi gara-gara nggak bisa dirawat di RS."

Karena itulah, menekan laju penularan adalah hal terpenting dalam pengendalian pandemi COID-19. Untuk mencapainya, pemerintah Indonesia telah menyiapkan empat langkah strategis, dengan tiga halnya terkonsentrasi di bagian hulu.

Yakni mencakup kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan, pelaksanaan 3T, serta isolasi dan vaksinasi COVID-19. Sedangkan strategi lain adalah pengobatan dan perawatan pasien COVID-19. "Keempat strategi ini harus dijalankan secara bersamaan," pungkasnya menegaskan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts