Berakhir Hari Ini, PPKM Level 4 Bakal Diperpanjang? Begini Kata Kemendagri
Instagram/dishubsurabaya
Nasional
PPKM Darurat

PPKM Level 4 berakhir masa berlakunya per Senin (2/8) hari ini. Lantas mungkinkah kebijakan pembatasan ketat di era pandemi COVID-19 ini akan diperpanjang?

WowKeren - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi "ujung tombak" pengaturan dan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Sebab PPKM diatur lewat Instruksi Mendagri.

Di sisi lain, PPKM Level 4 akan berakhir per Senin (2/8) hari ini. Lantas akankah PPKM Level 4 akan diperpanjang atau malah direlaksasi? Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Syafrizal, pun memberi penjelasan soal pertanyaan tersebut.

Syafrizal mengaku pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah, dalam hal ini Presiden Joko Widodo dan jajarannya tentu saja. "Perpanjangan masih menunggu keputusan pemerintah," kata Syafrizal kepada Liputan 6, Minggu (1/8).

Syafrizal menegaskan bahwa perpanjangan atau relaksasi PPKM merupakan keputusan dari sang RI 1. "Bahwa keputusan perpanjangan PPKM atau bagaimana itu menunggu keputusan Bapak Presiden," tegasnya, dikutip pada Senin (2/8).


Karena itulah, ia tak ingin berkomentar perihal desas-desus PPKM Level 4 di luar Pulau Jawa dan Bali akan diperpanjang sampai Senin (9/8) pekan depan. Sebab selama beberapa waktu terakhir pemerintah memang kerap "menyentil" lonjakan kasus COVID-19 di luar Jawa dan Bali.

PPKM Level 4 merupakan salah satu jurus pemerintah untuk mengendalikan wabah COVID-19. Berbagai pembatasan ketat diberlakukan, seperti wajib seratus persen bekerja dari rumah dan sekolah daring meski tetap ada beberapa perkecualian.

Jokowi mengklaim bahwa PPKM Level 4, atau sebelumnya dinamai PPKM Darurat, merupakan kebijakan terbaik yang bisa diambil. "Kemarin yang namanya PPKM Darurat itu kan namanya semi lockdown, saya masuk ke kampung, saya masuk ke daerah, semuanya menjerit, minta untuk dibuka," tutur Jokowi.

Namun Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, menilai PPKM belum terlalu signifikan mengurangi laju kasus positif COVID-19 Tanah Air. "Sebetulnya kalau (dari) sisi berhasilnya ya, (PPKM Darurat) belum signifikan," kata Dicky kepada Tempo, Sabtu (31/7).

Ada beberapa indikator yang disorotinya. Mulai dari positivity rate, angka kematian, hingga angka tes yang terus mengalami penurunan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts