Sebagai informasi, Kementerian ESDM sebelumnya telah menetapkan batas atas harga BBM RON 92 atau setara Pertamax mencapai Rp 14.526 per liter untuk bulan Maret 2022.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 24 Maret 2022 - 19:42 WIB
WowKeren - Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dikabarkan akan naik seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif pun buka suara kala disinggung mengenai rencana Pertamina menaikkan harga Pertamax.
Dalam acara Energy Transitions Working Group (ETWG) 1 Presidensi G20 di Yogyakarta, Arifin mengaku masih belum bisa memastikan kenaikan harga BBM Pertamax. "Pertamax ini kita lihat perkembangannya dengan isu geopolitik, kita juga harus mempertimbangkan," tutur Arifin, Kamis (24/3).
Lebih lanjut, Arifin mengatakan bahwa pemerintah harus mengantisipasi pengaruh kenaikan harga minyak dunia terhadap harga BBM di dalam negeri. Menurutnya, kenaikan harga minyak mentah yang berkepanjangan dapat berdampak serius.
Meski demikian, pemerintah disebutnya turut mempertimbangkan daya beli masyarakat apabila harga Pertamax naik. Oleh sebab itu, Arifin akan memantau situasi hingga semester II 2022.
"Kita lihat dampaknya kepada masyarakat, berat apa enggak. Nanti kita lihat semester II," ujarnya.
Sebagai informasi, Kementerian ESDM sebelumnya telah menetapkan batas atas harga BBM RON 92 atau setara Pertamax mencapai Rp 14.526 per liter untuk bulan Maret 2022. Harga tersebut adalah cerminan dari harga keekonomian BBM berdasarkan formula harga dasar perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum.
"Untuk harga BBM jenis umum memang ditetapkan badan usaha, yang penting tidak boleh melebihi batas atas yang ditetapkan yaitu Rp 14.526 per liter untuk Maret 2022," tutur Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Senin (21/3).
PT Pertamina (Persero) sendiri mengaku masih melakukan kajian atau review terkait harga Pertamax. Menurut Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, harga jual Pertamax saat ini memang masih jauh dibandingkan harga keekonomian. Diketahui, Pertamina saat ini menjual BBM Pertamax seharga Rp 9.000 per liter.
"Dibandingkan dengan harga keekonomian memang ada gap besar. Kami masih me-review dan juga berkoordinasi dengan stakeholder," ungkap Irto.
?
(wk/Bert)