Jelang New Normal 1 Juni, Ridwan Kamil Justru Perpanjang PSBB Jabar
Nasional
Skenario New Normal COVID-19

Sedianya Jawa Barat akan menerapkan skenario 'New Normal' mulai Senin (1/6) pekan depan. Namun kekinian sang gubernur justru memperpanjang PSBB tingkat provinsi Jabar hingga pertengahan Juni 2020.

WowKeren - Skenario "New Normal" terus dipersiapkan pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk menyambut tatanan hidup baru di tengah pandemi Corona. Dengan kebijakan baru ini, masyarakat diharapkan bisa produktif walau harus meningkatkan kewaspadaan akibat pandemi Corona.

Salah satu daerah yang sudah siap menerapkan kebijakan tersebut adalah Jawa Barat. Bahkan sempat beredar kabar Jabar akan memberlakukan skenario new normal mulai 1 Juni 2020 mendatang, menyusul berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada Jumat (29/5).


Namun tampaknya kabar itu perlu dikaji ulang karena kekinian justru terbit Surat Keputusan Gubernur Jabar Nomor 443/Kep.287-Hukham/2020 yang berisi tentang perpanjangan masa PSBB tingkat provinsi. Surat tertanggal 28 Mei 2020 itu pun telah diteken oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Ada 2 poin penting yang diatur di beleid tersebut. Pertama, PSBB di Bodebek akan diperpanjang selama 6 hari, yakni mulai Sabtu (30/5) sampai 4 Juni 2020. Sedangkan untuk wilayah Jabar di luar Bodebek, PSBB-nya akan diperpanjang selama 2 pekan, mulai Sabtu (30/5) sampai 12 Juni 2020.

Poin-poin selanjutnya pun masih serupa seperti sebelumnya. Ridwan mengimbau pemerintah daerah untuk terus meninjau status PSBB-nya sesuai dengan situasi, kondisi, dan hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 daerah masing-masing. Ridwan pun mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti protokol kesehatan yang berlaku selama PSBB.

Belakangan keaslian surat itu dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Jabar, Berli Hamdani. "Iya, valid," ujar Berli tegas, Kamis (28/5).

Lantas bagaimana dengan rencana penerapan new normal apabila PSBB diperpanjang? Berli sendiri menyatakan tak ada wacana pembatalan pelaksanaan new normal mulai awal minggu depan itu.

"Tidak batal, kalau Jabar tanggal 1 Juni sebagai launching new normal," kata Berli, seperti dilansir dari Detik News. "Lebih tepatnya dimulainya budaya adaptasi kebiasaan baru."

Namun jawaban berbeda disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Jabar lainnya, Daud Achmad. Alih-alih membenarkan, Daud justru meminta masyarakat menantikan saja pernyataan resmi dari Ridwan yang sedianya disampaikan Jumat (29/5) esok.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts