Diklaim 'Next Normal', Jokowi Dukung Rencana Nadiem Teruskan Kuliah Online Usai Pandemi Corona?
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Mendikbud Nadiem Makarim sempat mensinyalkan akan membuat metode KBM online menjadi permanen setelah pandemi Corona. Kini tampaknya Presiden Joko Widodo memberi lampu hijau untuk itu.

WowKeren - Pandemi virus Corona "memaksa" terjadinya penyesuaian aspek-aspek kehidupan, termasuk di sektor pendidikan. Seperti diketahui, kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring alias online sudah menjadi hal yang biasa dilakukan demi mencegah penularan wabah virus Corona.

Namun tentu saja penyesuaian ini menimbulkan banyak keluhan, yang tampaknya "diabaikan" oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Ia justru baru-baru ini mencetuskan gagasan untuk meneruskan KBM daring seperti ini bahkan setelah pandemi virus Corona berakhir.


Dan dalam pernyataan terbarunya, tampaknya Presiden Joko Widodo mendukung rencana tersebut. Sebab Jokowi menilai kuliah daring sudah menjadi new normal alias kebiasaan baru di tengah pandemi Corona, dan berpotensi menjadi next normal atau hal lumrah di masa depan.

"Pandemi memberi pelajaran berharga," ungkap Jokowi dalam sambutannya di Konferensi Forum Rektor Indonesia yang disampaikan secara virtual, Sabtu (4/7). "Krisis memaksa kita membuat cara baru, membangun normal baru."

"Kuliah daring yang selama ini lambat dijalankan sekarang sangat berkembang. Kuliah daring menjadi new normal dan akan menjadi next normal," imbuh Jokowi, dikutip dari Kumparan. "Saya yakin akan tumbuh normalitas baru yang lebih inovatif dan produktif."

Pada kesempatan yang sama, sang kepala negara juga mengingatkan supaya perguruan tinggi tetap berpedoman pada tujuan utama. Yakni mencetak generasi masa depan yang unggul dan kompetitif demi mewujudkan ambisi Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi tepat pada 1 abad kemerdekaan, yakni 2045 mendatang.

"Tugas mulia tidak bisa dilakukan dengan cara biasa-biasa saja. Kesempatan kita sangat sempit, tidak bisa dilakukan dengan rutinitas saja, tidak bisa dengan biasa-biasa saja apalagi hanya disibukkan dengan administrasi," tutur Jokowi. "Kita harus ubah dengan cara-cara baru, dengan strategi baru yang out of the box."

Sebelumnya Mendikbud Nadiem Makarim sempat membuka opsi untuk menerapkan KBM daring secara permanen, bahkan setelah pandemi COVID-19 berakhir. Sebab dengan KBM daring memberikan banyak kesempatan bagi pengajar untuk mengembangkan jenis modelling kegiatan belajar.

""Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model," jelas Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Kamis (2/7). "Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts