Menko Marives Luhut Gandeng Guru Besar Hingga Mahasiswa Dalam Penanganan COVID-19
maritim.go.id
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kasus COVID-19 yang masih tinggi membuat pemerintah memutar otak mencari cara untuk segera mengakhiri pandemi. Menko Marives sekaligus koordinator PPKM Level 4, mengajak berbagai pihak dalam mengatasi pandemi.

WowKeren - Pemerintah hingga saat ini masih terus berupaya dalam menangani pandemi COVID-19. Segala upaya telah dilakukan oleh pemerintah mulai dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, hingga percepatan vaksinasi COVID-19.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pihaknya meminta masukan serta saran yang solutif dari berbagai stakeholder dalam menangani COVID-19 varian Delta. Adapun pihak yang dimintai masukan dan saran oleh Luhut adalah Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FGDB), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), pengamat ekonomi, hingga perwakilan himpunan mahasiswa.

"Saya juga meminta dari Bapak Ibu sekalian untuk menghadapi keadaan kita, khusus mengenai kasus COVID-19 ini lebih khusus lagi varian Delta ini," tutur Luhut dalam keterangan, Rabu (4/8). "Peran Bapak Ibu kami perlukan untuk membantu apa saja yang sudah dikerjakan pemerintah untuk mengendalikan pandemi."


Luhut menuturkan bahwa saat ini pemerintah tengah menyusun sebuah formula pengendalian COVID-19 di Indonesia. Pada dasarnya, formula itu mengacu pada 3 aspek yakni mengurangi potensi penularan dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 3T (testing, tracing, treatment), kemudian mengurangi durasi kontak, dan melakukan vaksin.

Kemudian, Luhut juga mengadakan rapat koordinasi yang mengundang seluruh Kepala Daerah di Pulau Jawa-Bali, epidemiolog, IDI, pengamat ekonomi, hingga perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai Universitas di Jawa dan Bali. Ia juga menyusun peta rencana atau road map pengendalian pandemi yang telah disusun. Hal ini menjadi kunci semua pihak yang terlibat.

Menurut Luhut, pembukaan aktivitas ekonomi bergantung pada pencapaian vaksinasi COVID-19 dan pengimplementasian 3M dan 3T. Selanjutnya, ia meminta Pangdam hingga Kapolri untuk mencatat capaian tracing dari setiap daerah. Dengan begini, pemerintah bisa memprediksi waktu target 1:10 dapat segera tercapai.

"Pemda saya juga minta bantuannya untuk ikut memantau tracing ini, semua harus kompak," tandas Luhut. "Semua laporan menggunakan bahasa yang sama agar kita bisa mengejar target dengan baik."

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts