Angka Kasus COVID-19 Di DKI Terkendali, Anies Baswedan Ibaratkan Bak Pahlawan Super Avengers
Instagram/aniesbaswedan
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kondisi COVID-19 di Indonesia kini telah berangsur membaik. Hal ini juga berkat sejumlah daerah yang telah berhasil menurunkan dan mengendalikan kasus positif COVID-19, seperti di DKI Jakarta.

WowKeren - ?

Angka kasus COVID-19 di Indonesia saat ini telah mengalami perbaikan dan tren penurunan. Hal ini juga dikarenakan sejumlah daerah kondisi COVID-19 sudah terkendali, salah satunya adalah di DKI Jakarta.

Mengetahui angka COVID-19 di Ibu Kota yang sudah mulai terkendali itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan kebahagiaannya. Bahkan Anies menyebut seperti film Avengers yang mempunyai banyak pahlawan super dalam menghadapi kejahatan.

"Ini karena kolaborasi, kerja sama, tidak bisa dikerjakan sendiri," terang Anies di Jakarta, Minggu (27/9). "Jadi, ini Avengers, bukan pahlawan tunggal, pahlawannya banyak."

Anies mengungkapkan bahwa dalam penanganan COVID-19 di DKI banyak pihak yang terlibat. Adapun pihak yang terlibat adalah mulai dari kepolisian, TNI, Pemprov DKI Jakarta, hingga berbagai pihak lainnya, termasuk swasta dan organisasi kemasyarakatan di antaranya Karang Taruna (Kartar).


Lebih lanjut, Anies memaparkan berbagai upaya dan strategi yang dilakukan DKI Jakarta dalam upaya pengendalian COVID-19. "Kami rapat seminggu dua, tiga kali, Pemprov, Kodam, Polda, selama satu bulan itu hampir tiap hari kemana-mana bersama, mobilitas penduduk dikendalikan," ungkap Anies.

Anies mengatakan bahwa kondisi DKI Jakarta saat ini sudah terkendali dari pandemi COVID-19. Kasus positif COVID-19 juga telah mencapai 0,7 persen atau di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni 5 persen. Artinya bahwa dari 100 orang yang dites COVID-19, kemungkinan hanya ada 1 orang yang terkonfirmasi positif terpapar.

Meski angka kasus COVID-19 di DKI sudah terkendali, Anies menuturkan bahwa pihaknya tidak menurunkan pemeriksaan dan tetap dilakukan tinggi yakni 11 kali lipat dari standar WHO. Dari tes yang dilakukan itu, hasilnya menunjukkan bahwa kasus positif COVID-19 tercatat rendah, meski jumlah tes tetap tinggi.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat selama satu minggu terakhir, persentase kasus positif atau positivity rate di Ibu Kota sebesar 0,9 persen. Selama pandemi berlangsung, DKI mencatat kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 857.232 kasus.

Dari 857.232 kasus positif COVID-19, 841.719 orang dinyatakan telah sembuh. Sementara 13.503 di antaranya meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

Meski kasus COVID-19 di DKI Jakarta sudah terkendali, Anies menegaskan agar masyarakat tidak abai protokol kesehatan dan lengah. "Tetapi pakai masker, tetap jaga jarak, InsyaAllah, kita bisa terus terkendali," tandas Anies.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts