Heboh Sukmawati Bandingkan Soekarno-Nabi Muhammad, Ma'ruf Amin Buka Suara
Nasional
Kontroversi Pernyataan Sukmawati

Lewat juru bicaranya, Wakil Presiden RI itu mengimbau agar masyarakat dewasa dalam menanggapi polemik pernyataan Sukmawati. Di sisi lain, ia juga meminta agar Sukmawati lebih memerhatikan pernyataannya.

WowKeren - Nama Sukmawati Soekarnoputri tengah menjadi sorotan publik nasional. Pasalnya pada Senin (11/11) lalu, Sukmawati baru saja membandingkan Presiden ke-1 RI Ir Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW. Hal ini ia sampaikan kala mengisi sebuah diskusi yang berkaitan dengan radikalisme.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Ma'ruf Amin pun ikut buka suara. Disampaikan oleh Juru Bicara Ma'ruf, Masduki Baidlowi, ia meminta agar Sukmawati tak lagi melontarkan pernyataan-pernyataan yang kontroversial.


"Kepada Ibu Sukma saya kira bagaimana agar tidak banyak melakukan ucapan-ucapan yang kontroversial lah," ujar Masduki saat ditemui di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/11). "Yang banyak menimbulkan soal yang sebenarnya tidak perlu itu."

Menurut Ma'ruf, sebagaimana disampaikan Masduki, soal pernyataan Sukmawati itu sebenarnya tak perlu diramaikan lebih lanjut. Ia pun percaya masyarakat sejatinya mampu berpikir dewasa dalam menyikapi polemik tersebut.

"Ibu Sukmawati saya kira tidak perlu terlalu ditanggapi secara serius karena logika yang dibangun atas pidato itu tidak match," katanya, seperti dilansir dari laman Detik News. "Oleh karena itu, masyarakat, terutama umat Islam, saya kira cukup dewasa. Oleh karena itu nggak perlu diramaikan."

Namun Masduki tak menampik, kedua tokoh yang dibandingkan Sukmawati sejatinya tak sepadan. Apalagi, menurutnya, Soekarno pun sebenarnya sangat menghormati sosok Nabi Muhammad.

Namun demikian, Ma'ruf Amin lewat Masduki mengimbau agar masyarakat tetap menghormati Sukmawati. Apalagi karena dirinya merupakan putri seorang proklamator yang sudah berjasa atas kemerdekaan Indonesia. Meskipun begitu, akan menjadi lebih baik bila Sukmawati, ke depannya, lebih memerhatikan pernyataan yang disampaikan ke publik.

"Menghubungkan satu tokoh dengan tokoh yang lain yang tidak selevel, udah gitu Nabi, terus zamannya berbeda dengan Sukarno yang zamannya juga berbeda, di mana Sukarno sangat taat dan sangat menghormati Nabi Muhammad," tutur Masduki. "Jadi itu sangat nggak logic."

"Ibu Sukma itu (bagaimanapun) sebagai seorang putri proklamator yang memang mestinya kita hormati," imbuh Masduki. "(Meski) memang ada catatan-catatan atas beliau yang memang kadang-kadang suka melakukan tindakan atau ucapan yang terkadang (kurang tepat)."

You can share this post!

Related Posts
Loading...