Kanye West Ingin Rombak Gedung Putih Jadi Wakanda Bila Terpilih sebagai Presiden AS
Getty Images
Selebriti

Wakanda sendiri dikenal sebagai negara fiktif di Afrika Timur dalam kisah Marvel Cinematic Universe (MCU). Negara fiktif ini pertama ditampilkan di film 'Black Panther'.

WowKeren - Usai menghebohkan publik dengan mengatakan ingin mencalonkan diri sebagai Presiden, kini Kanye West mengaku ingin merombak Gedung Putih menjadi Wakanda apabila ia terpilih menjadi pemimpin Amerika Serikat dalam Pemilu 2020 mendatang.

"Saya akan menggunakan kerangka kerja Wakanda sekarang karena itu akan memberikan penjelasan terbaik kelompok desain kami ketika di Gedung Putih," ucap suami Kim Kardashian tersebut.


"Itu merupakan ide positif. Kamu mendapatkan Kanye West, salah satu orang berkuasa. Saya tak bilang paling berkuasa karena kalian memiliki banyak kekuatan super setingkat alien ketika bersama dan kita bisa gunakan," tuturnya lagi.

Rapper "Gold Digger" tersebut juga merujuk pada sejumlah temuan dan inovasi yang lahir di Wakanda, salah satunya adalah dalam sektor kesehatan dan farmasi. Menurutnya, hal itu juga bisa terjadi di AS apabila semua orang bekerja sama.

"Ini tidak akan sama seperti ketika Nipsey Hussle dibunuh. Kita memiliki banyak pasukan yang siap mati untuk kebebasan, kebebasan kita mendapatkan informasi, termasuk obat untuk menyembuhkan AIDS," lanjut ayah empat anak tersebut.

Wakanda sendiri dikenal sebagai kota fiktif di Afrika Timur dalam kisah Marvel Cinematic Universe (MCU) yang ditampilkan di film "Black Panther". Wakanda digambarkan mempunyai kekayaan Vibranium dan memiliki kecanggihan teknologi di atas rata-rata.

Di sisi lain, Kanye sendiri mengumumkan perihal pencalonannya ini melalui akun Twitter miliknya pada pekan lalu. "Kita sekarang harus sadar atas janji Amerika percaya kepada Tuhan, menyatukan visi dan membangun masa depan. Saya akan mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat! #2020VISION," cuit Kanye.

Sebenarnya, rencana mencalonkan diri sebagai presiden AS 2020 sudah diungkapkan Kanye West sejak lima tahun lalu. Keinginan itu disampaikan ketika menerima Video Vanguard Award MTV VMAs 2015. Namun keinginan itu ditekankan berulang kali dalam sejumlah kesempatan.

"Ini bukan tentang saya. Ini tentang ide-ide baru, ide orang-orang yang percaya pada kebenaran. Anda mungkin sudah bisa menebak saya telah memutuskan akan mencalonkan diri sebagai presiden pada 2020," ucap Kanye West kala itu.

Kendati demikian, proses pemilihan umum telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Pemilihan Presiden AS 2020 sendiri akan resmi digelar empat bulan lagi. Oleh karena itu, agaknya terlalu telat bagi Kanye untuk mengumumkan perihal pencalonannya ini.

Bahkan Kanye sesungguhnya sudah telat mendaftar di sejumlah negara bagian. Sehingga, beberapa pihak sempat menduga hal itu hanya upaya Kanye West mempromosikan album keduanya yang bertajuk "Late Registration".

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts